Header Ads

Tips Sukses Daftar Pendamping Desa Online, Naik Ke Atas Pohon Kelapa?

acehbaru.com – Kabar tentang penerimaan pendamping Desa dengan Registrasi Pendamping Desa Online, dan lamaran langsung ke PO Box mendapat serbuan dari masyarakat terutama yang bekerja untuk mengawal UU Desa. Jumat, 7 Agustus 2015. Khusus untuk pendaftaran di aplikasi online ketika dikoneksi http://pendamping.kemendesa.go.id/ sering keluar data base error. Terus menerus begitu, ah-ada pula yang idekan naik kepohon kelapa?

Website pendamping.kemendesa.go.id yang diakses baik untuk mendapatkan pin awal maupun mengisi formulir sering padam alias error, sehingga calon pelamar dari mendaftar harus melakukan jihad dari pagi hingga siang bahkan sampai pagi lagi.

Seorang perempuan berpendidikan D-III yang ingin mendaftar sebagai salah satu tenaga pendamping Desa, sejak siang, Jumat,7 Agustus 2015 belum berhasil tersimpan. Selesai tahap pengisian pertama, ngulah ditahap berikutnya.

Refky dan beberapa orang yang sedang melakukan aktivitas yang sama menggerutu dengan kondisi aplikasi pendaftaran pendamping Desa secara online. Bahkan dalam seloro diantara mereka, ada yang menyebutkan biar cepat mungkin kabel tower Telkom langsung di colok ke laptop, atau server yang digunakan kementerian Desa terkejut dengan banyaknya kedatangan tamu para calon–calon pendamping Desa.

Bahkan, warga yang sudah dua hari berjihat untuk mendaftar, sesama mereka sendiri saling memberi solusi konyol. “ Apa perlu kita naik ke atas pohon kelapa (Pupayah Taek u Cong U), biar ngak error, kalau sempat itu terjadi kita pula yang error,” Canda Refky disambut tawa semua kawannya.

Sementara seorang kawannya yang lain, Rizal justru menawarkan “coba kalau lamaran untuk tukang panjat kelapa dibuka online, pasti website tidak pernah sibuk dan servernya selalu aman.

“Apa sebab? Karena peminat untuk pemajat kelapa dapat dipastikan berbanding 1 juta persen dengan minat orang sebagai pendamping Desa yang kabarnya bakal diberikan honor cukup untuk menjaga kestabilan agar tidak busung lapar dan kerjanya jelas kantor, ehh—ka Meu—kantoe.

Sementara untuk pemanjat kelapa selain harus sangat kuat kuda-kuda, karena pekerjaan berat dan dipastikan akan mengeluarkan keringat banyak, tidak tertutup kemungkinan baunya, ya macam bau tupai. “Yak an Refky,” Kata Rizal mengiyakan Refky kembali pecah gelak tawa. (irv)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.