Header Ads

‘Suka-Suka’ Terapkan PLN Prabayar, PLN Langsa Digebrak Warga

acehbaru.com | Langsa – Karena penggantian meterangan pasca bayar ke prabayar yang sedikit oarogan alias kurang sosialisasi membuat sejumlah warga Gampong Alue Pineung Induk Kecamatan Langsa Timur Kamis, 2 Agustus 2015 mendatangi Kantor PLN Rayon Cabang Langsa, mereka mempertanyakan alasan tunggakan yang digunakan sebagai alasan PLN mengganti meteran.

Warga datang ke kantor PLN tersebut ingin menanyakan masalah berapa tunggakan yang harus dilunaskan sipemilik rumah atas keterlambatannya membayar rekening listrik yang sudah menunggak beberapa bulan, sekaligus memohon kepada pihak PLN supaya meterannya jangan diganti dengan meteran prabayar, sementara pihak PLN tetap melaksanakan aturan yang berlaku, yaitu listrik Prabayar.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan di TKP, berawal petugas PLN yang dibantu oleh pihak kepolisian dari Polres Langsa mendatangi rumah seorang warga yang berdomisili di Gampong Alue Pineung Induk Dusun Seulanga.

Sesampainya dirumah yang dituju, petugas PLN melihat istri Aan selaku sipemilik rumah yang sedang hendak memasak nasi menggunakan Respuker, Petugas PLN yang didampingi pihak keamanan, memberikan salam sebagaimana layaknya orang bertamu, sembari menjelaskan perihal maksud kedatangan mereka kerumah tersebut, setelah meminta ijin, Petugas PLN langsung melaksanakan tugasnya untuk melakukan pemindahan LCB, sedangkan arus listrik disambung kembali tampa menggunakan LCB, jadi listrik tetap menyala, ungkap salah satu Petugas kepada wartawan.

Ditempat terpisah, Aan sipemilik rumah yang ditemani beberapa rekannya kepada media ini menjelaskan, saat kejadian saya sedang berada diluar jadi saya tidak tau persis kejadian yang sebenarya, sementara maksud kedatangan kami Ke PLN ini hanya ingin menyelesaikan pembayaran tunggakan, dan juga sekaligus memohon agar jangan dialihkan kepada listrik Prabayar, karena listrik prabayar menurut Aan terlalu mahal, tapi setelah diberi arahan oleh petugas PLN, Aan pasrah dan menerima keputusan itu.

Menyikapi kejadian ini, seharusnya pihak PLN jangan bosan-bosan memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan cara sosialisasi ataupun pemberitaan melalui media masa tentang keuntungan memakai listrik Prabayar, menurut pantauan wartawan masih banyak masyarakat terutama mereka yang berada dipelosok gampong, mereka belum mengerti tentang keuntungan memakai listrik Prabayar tersebut. (irv/ Str-B)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.