Header Ads

Sawah Terancam Kering, Warga Julok Butuh Normalisasi Irigasi Peninggalan 'Kakek' Belanda

acehbaru.com | Aceh Timur - Ratusan hektar sawah di empat desa dalam Kemukiman Julok Cut bakal kering dan terancam gagal panen, solusinya mereka butuh normalisasi irigasi peninggalan 'Kakek' dari Belanda yang berada di Desa Ujong Tunong, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Desa yag butuh membutuhkan normalisasi irigasi  adalah Desa Seumatang, Ujong Tunong, Teupin Teungoh dan Gampong Baro.

“Irigasi peninggalan Belanda ini butuh pengerukan sesegera mungkin, agar memudahkan mengairi air ke sawah-sawah di empat desa,” kata Pj.Keuchik Gampong Ujong Tunong, Asnawi kepada Wartawan Selasa 4 Agustus 2015

Dia menambahkan, irigasi yang usianya sudah puluhan tahun itu mengalami kerusakan di pintu air dan selama ini tersendat air akibat dangkalnya saluran, sehingga membutuhkan pengerukan. Kondisi pintu air yang rusak dan saluran yang sumbat menurut As

[caption id="attachment_24342" align="alignleft" width="300"]Geusyik Asnawi | Foto Venamas/acehbaru.com Geusyik Asnawi | Foto Venamas/acehbaru.com[/caption]

nawi dapat berakibat pada terancamnya petani sawah tidak bisa bercocok tanam sebagaimana diharapkan tepat pada waktunya.

“Musim penghujan sudah diambang pintu. Petani diperkirakan turun ke sawah dalam mulai September mendatang. Jika instansi terakait terbuka hati melakukan normalisasi irigasi pada akhir tahun ini, maka petani sawah di empat desa dalam wilayah Julok itu tidak lagi terkendala air yang selama ini tidak dapat dimanfaatkan secara normal oleh petani,” tambah Asnawi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Aceh Timur Mahyeddin melalui Sekdis Zubir mengatakan, normalisasi irigasi peninggalan Belanda yang ada di Desa Gampong Ujong Tunong, Kecamatan Julok belum diketahui tersedia dalam APBK Tahun 2015. “Kita harus melihat dulu ke buku APBK apakah tersedia dalam tahun ini atau tidak. Jika tidak tersedia untuk normalisasi tahun ini maka harapan segera usulkan untuk masuk dalam R-APBK 2016,” kata Zubir. (lia/vem)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.