Header Ads

Lomba Layang Tunang, Tradisi yang terlupakan

acehbaru.com | Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe mengadakan lomba Layang Tunang atau Geulayang Tunang Se-Propinsi Aceh. Kegiatan di selenggarakan di tempat wisata Gua Jepang Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, lomba ini merupakan agenda tahunan pemerintah guna memupuk Tradisi Aceh yang sudah mulai hilang. Minggu, 2 Agustus 2015

Lomba layang tunang tersebut di ikuti oleh peserta se propinsi aceh,perlombaan di lakukan dengan menilai laying mana yang paling tegak.

“ Kita butuh 3 hari dalam melakukan persiapan untuk ikut lomba layang tunang tersebut, dan Insya Allah kelompok kita bisa mendapatkan juara pertama”. Ujar Muhammad ali peserta dari Lhokseumawe.

Geulayang Tunang dalam bahasa Indonesia permainan layang-layang. Di Aceh permainan ini dilakukan usai panen raya dan disaat musim angin timur. Tetapi sekarang ini kompetisi geulayang tunang digelar saat per­ayaan hari-hari besar.

Dalam perlombaan Geulayang Tunang, biasanya memiliki syarat tertentu, misal peserta harus memiliki panjang tali 700-800 meter dengan ketebalan benang 30-40 centimeter. Geulayang Tunang kemudian harus di­mainkan secara berkelompok.

Sementera itu, dalam sebuah kompetisi biasanya kata Ali, para juri akan menilai keuletan tim menai­kkan layang-layang, kemudian meng­gulung benang layang-layang hingga sepanjang 500 meter. Mem­buat layang-layang berdiri pada posisi tegak lurus. Setelah benang ditarik dengan hitun­gan menit yang telah ditentukan. Serta ketepatan waktu menurunkan layang-layang dan kekompakan tim

Ishak Rizal, Kepala Dinas Perhubungan dan Parawisata mengatakan, bahwa acara Geulayang Tunang ini sudah menjadi agenda tahunan pemerintah kota lhokseumawe untu menumbuhkan budaya Aceh yang sudah hamper hilang.

“ Dalam rangka visit years Kota Lhokseumawe tahun 2015 ini, maka kita mengadakan acara lomba layang tunang ini, supaya masyarakat Aceh juga tidak lupa dengan budaya nya sendiri” Kata Ishak Rizal.

Lomba layang tunang atau Geulayang Tunang tersebut di menangkan oleh Muhammad Ali 35 tahun warga Cunda, dengan mendapatkan hadiah uang tunai, sertifikat serta trofi. (Tfq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.