Header Ads

Komite Pemuda Kuta Raja Mendukung Pembubaran Lembaga Wali Nanggroe

acehbaru.com | Banda Aceh – Komite Pemuda Kuta Raja menuntut pembubaran Lembaga Wali Nanggroe yang keberadaannya hanya menghabiskan anggaran keuangan Aceh. Sabtu, 29 Agustus 2015

Robby Firmansyah, S.H. Ketua Komite Pemuda Kutaraja mengatakan sejak didirikannya Lembaga Wali Nanggroe dua tahun yang lalu, belum memperlihatkan kinerjanya sebagai lembaga pemersatu bangsa Aceh. Pasca pembentukannya, Lembaga ini telah menyerap anggaran yang begitu besar. Namun belum memberikan dampak yang positif bagi bangsa Aceh.

“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh beserta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk membubarkan Lembaga Wali Nanggroe yang hanya menghabiskan uang rakyat Aceh”, ujar Robi Firmansyah, S.H., ketua Komite Pemuda Kuta Raja dalam rilisnya, Sabtu (29/08/2015).

Disamping itu, Pemerintah Aceh beserta DPR Aceh harus mengevaluasi keberadaan Lembaga Wali Nanggroe sebagaimana tugas dan fungsinya sebagai pemangku Adat Aceh, sehingga tidak terjadi tumpang tindih kekuasaan antar lembaga.

“Selama ini Lembaga Wali Nanggroe hanya menghadiri acara-acara bersifat ceremonial belaka, sedangkan tugasnya sebagai pemersatu bangsa aceh belum mampu menjawab persoalan-persoalan sosial budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat Aceh,” Tegas Roby.

Sebelumnya Anggota DPD RI Gazhali Abbas menyatakan dukungannya terhadap pembubaran Lembaga Wali Nanggroe sebagaimana yang disuarakan mahasiswa pada demo hari Kamis, 27 Agustus 2015  kemarin.

Hal ini Ia sampaikan pada saat mengisi kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di aula kantor Kesbangpol Linmas Aceh, sebagaimana diberitakan oleh media online, jum’at (28/08/2015) kemarin. (Irv/ ril)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.