Header Ads

JK Bilang Aceh Butuh Gubernur/Bupati Yang Terbuka & Berpengalaman

acehbaru.com – Sepuluh tahun berjalan perdamaian Aceh telah menunjukkan kondisi yang positif di Aceh, namun untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh dibutuhkan pemimpin yang berpengalaman dan terbuka.

Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam wawancara dengan BBC Indonesia, Jumat 21 Agustu 2015. Menurutnya dalam proses perdamaian Kombatan-kombatan GAM sudah meletakkan senjata. Kemudian juga, operasi militer otomatis berhenti dan semua pasukan 38 Batalyon ditarik ke Jakarta, dengan itu perang terbuka seperti yang terjadi sebelum damai berlangsung.

Jusuf Kalla menambahkan kasus kekerasan yang dilakukan sebagian kecil anggota GAM di Aceh itu lebih sebagai tindakan kriminal perorangan. Dia beranggapan karena adanya senjata sisa konflik yang masih disimpan. Namun itu bukan hal yang krusial menurutnya karena persoalan yang demikian juga terjadi didaerah lain di Indonesia.

,”Kalau keamanan semua bisa kita lihat bahwa setelah perdamaian konflik tidak ada lagi, semuanya damai,” Katanya

Selain itu katanya, setelah perdamaian, Aceh diberikan UU Otonomi Khusus di Aceh, kemudian diberikan dana rehabilitasi, dana untuk eks kombatan. Disamping itu pembangunan ekonomi nasional di Aceh juga berjalan terus.

Memang di sini (Aceh) yang dibutuhkan pemerintah yang terbuka dan berpengalaman. Ini memang masih harus perlu diperbaiki. Karena gubernur, bupati perlu pengalaman untuk menjalankan pemerintahan di sana (Aceh). (Isb/ Sumber BBC Iindonesia)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.