Header Ads

FPI Aceh Klaim Pemerintah Pusat Pengkhinat Negara

acehbaru.com I Aceh: Karena tidak menjalankan Undang-Undang Syariat Islam dan belum mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan tersebut, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh Tengku Muslim At-Tahiry, Selasa (11/8) menuding Pemerintah Pusat sebagai pengkhianat negara.


Pemerintah Pusat telah menyepelekan UU Syariat Islam dan lebih mengangung-agungkan UU produk asing seperti UU Perlindungan Perempuan dan Anak juga UU Hak Azasi Manusia (HAM). Padahal, untuk menjalankan UU Syariat Islam, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh sudah memiliki dasar hukum yang kuat.


“Pemerintah Pusat telah meyepelekan UU tersebut. Karena itu, kami dari FPI Aceh menuding Pemerintah Pusat sebagai pengkhianat negara. UU Syariat Islam itu bukan sekelas Perbup, Pergup, dan Qanun. Itu UU,” kata Ketua FPI Aceh Tengku Muslim At- Tahiry, Selasa (11/8) di Aceh Utara.


Untuk diketahui, sebut Muslim, Islam tidak membutuhkan UU Perlindungan Perempuan dan Anak serta UU Hak Azasi Manusia (HAM) karena Islam merupakan agama yang cinta damai. Islam adalah agama yang menjaga hak azasi. Pemerintah Pusat diingatkan untuk tidak terlalu tunduk pada perintah pihak asing. Perintah Pusat diingatkan untuk tunduk dan patuh serta takut dengan perintah Allah.


Tidak diterapkan UU Syariat Islam di Aceh, karena pemerintah khawatir dan takut para investor dari berbagai negara tidak akan berinvestasi di negeri Iskandar Muda itu. Jika demikian, itu artinya pemerintah hari ini lebih takut pada para investor ketimbang takut kepada Allah. “Itukan alasan yang disampaikan pemerintah selama ini,” sebut Muslim At Tahiry.


Sebelum meninggal dan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah, Swt di akhirat nanti, Gubernur Aceh diminta untuk menerapkan hukum Islam di Aceh secara kaffah, dan diingatkan Gubernur Aceh untuk memanfaatkan waktunya untuk berzikir. Dan jangan sampai Islam hancur di Aceh pada masa kepemimpinannya. “Gubernur Aceh itu sudah tua,dan sebaiknya menghabiskan masa tuanya dengan berzikir dan menjalankan Syariat Islam secara kaffah,” sebut Muslim At- Tahiry. (abi).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.