Header Ads

Fakta Lain Dibalik Tembak Mati Anggota Din Minimi

acehbaru.com | Lhokseumawe -  Junaidi alias Beureujuek (30) warga Sidomulyo Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, yang ditembak mati tim Reskrim Polda Aceh di SPBU Blang Tuphat, Kota Lhokseumawe, Kamis, 27 Agustus 2015, pukul 14,30 WIB, menyisakan tanda tanya kenapa harus dibunuh mati.

Sebuah kesaksian sebelum ditembak di area SPBU Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Junaidi alias Beurijuek disebut sudah meminta ampun pada aparat yang menyergapnya.

Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan tim Reskrim Polda Aceh , lansung saja timah panas dimuntahkan dor…! dor..! dor..! penegak hukum, Beureujuek pun terkapar almarhum ditempat.

[caption id="attachment_25127" align="aligncenter" width="702"]Junaidi alias Brujuek (30) anggota Din Minimi tewas ditembak di SPBU Batu Phat, Kamis 27 Agustus 2015 | Foto Taufiqurahman/acehbaru.com Junaidi alias Brujuek (30) anggota Din Minimi tewas ditembak di SPBU Batu Phat, Kamis 27 Agustus 2015 | Foto Taufiqurahman/acehbaru.com[/caption]

Sementara seorang temannya yang ikut ditangkap dibawa "jalan-jalan mencari sesuatu disekitar Nisam Antara dan Sidomulyo.

Sumber statusaceh.com yang merupakan salah seorang karyawan SPBU minta agar namanya tak disebut mengatakan, korban dan kawannya sebelumnya singgah di tempat parkir depan mushalla SPBU dengan mengendarai sepeda motor jenis RX King sekitar pukul 15:00 WIB, selanjutnya Junaidi berjalan menuju WC depan mushalla, tiba-tiba aparat kepolisian datang dengan menggunakan mobil Innova warna hitam metalic dan langsung meringkus kawannya Junaidi, selanjutnya Junaidi yang baru keluar dari WC, langsung ditodong senjata, dan Junaidi pun sempat meminta ampun, selanjutnya pihak kepolisian langsung menembak Junaidi di kaki, di tangan dan leher hingga tewas.


Hingga menjelang magrib, lokasi kejadian diawasi aparat keaman, siapapun dilarang mengambil foto dan video, sementara petugas SPBU kelihatan dag dig dug, mata mereka kelihatan bergerak cepat melihat kiri kanan bila sedikit ada suara benturan.


Sumber acehbaru.com mengaku prihatin atas kejadian ini, penegakan hukum terkendala dengan perintah.


| ISB |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.