Header Ads

Din Minimi dan Din Robot Mendapat 'Tempat' Dalam Peringatan 10 Tahun Damai Aceh

acehbaru.com | Banda Aceh – Dua kelompok Din yang terlahir di Timur Aceh belakangan ini mendapatkan tempat dalam acara simposium memperingati 10 tahun perdamaian Aceh Peace Forum. Munculnya Din Minimi dan Din Robot karena reintegrasi yang belum selesai.

[caption id="attachment_24627" align="alignleft" width="300"]Juha Crhistensen Juha Crhistensen[/caption]

Juha Christensen yang terlibat dalam meng-inisiasi perundingan Helsinki salah satu diantara 8 pembicara dalam simposium 10 tahun damai Aceh melihat  meski perdamaian sudah satu dekade namun persoalan reintegrasi eks kombatan masih belum berhasil.

Tolok ukur sederhana yang ia lihat adalah munculnya kelompok bersenjata dibawah Komando nurdin Ismail alias Din Minimi dan ungkapan beratnya kehidupan ekonomi di Aceh hingga menimbulkan niat kelompok Din Robot untuk bergabung dengan ISIS.

“Kita harus fokus banyak pada masalah reintegrasi karena itu belum berhasil,” ujarnya sebagaimana ditulis dalam laman situs acehkita.com

Pemerintah Indonesia membentuk Badan Reintegrasi-Damai Aceh untuk menangani masalah reintegrasi eks kombatan ke dalam masyarakat. Melalui BRDA ini, pemerintah menyalurkan bantuan ekonomi kepada kombatan dan masyarakat korban konflik.

Ketidakberhasilan reintegrasi, sebut Juha, karena pemerintah pusat dan lokal tidak mempunyai cetak biru reintegrasi, terutama setelah misi Aceh Monitoring Mission yang dipimpin Pieter Feith berakhir pada Juni 2006 lalu. (i/ sumber acehkita.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.