Header Ads

Aplikasi Pendamping Desa Lelet dan Padam, Para Pendaftar ‘Nyaris Payah Group Lang Krueng’

acehbaru.com | Banda Aceh- Aplikasi pendaftaran pendamping desa yang disediakan Kementerian Desa untuk para pelamar online lelet dan sempat padam, pada, Kamis, 6 Agustus 2015, membuat para pendaftar kerepotan untuk saja mereka tidak memilih melompat ke sungai ‘Group Lang-Krueng’ untuk meredam kepanasan.

Asril (30) seorang pendaftar yang sudah mencoba sejak Rabu, 5 Agustus 2015 selalu mental, dan ia kembali mencoba pada, Kamis 6 Agustus 2015. Namun hari ini usahanya dari pagi hingga malam berakhir naas, tidak semua form yang tersedia berhasilkan di masukkan data. Selain lelet, juga ada nama Desa/Gampong yang tidak tertulis di form tersebut, bahkan ada nama desa yang seharusnya berada dalam kecamatan A tapi tertulis di kecamatan B.

“Entah siapa yang nerima order web ini, dan ini sangat merugikan pendaftar, Nacan payah tagrop langkrung mese lagenyo model web untuk daftar (kalau kek gini enaknya kita lompat ke sungai-maksudnya dia mau menjelaskan keribetan dalam mendaftar online,”Katanya

Ia menjelaskan jikapun koneksi internet layanan PT Telkom diarea dia melakukan uplaoud data lemah, namun itu juga layanan dari perusahaan pemerintah, bukan milik individu masyarakat. Dia berharap kedepan situs model untuk lamaran dibuat dengan penuh pertimbangan kekuatannya.

Karena menurutnya informasi lowongan pekerjaan model ginian bakal diserbu oleh pendaftar karena masih banyak masyarakat Aceh yang masih belum memiliki pekerjaan. Maka tak heran jika aplikasi dan server lemah bakal kalah dengan serbuan pengunjung mendaftar diberbagai daerah di Indonesia terutama Propinsi Aceh.

Untuk Aceh Pemerintah menerima 2.582 orang pendamping, rekrutmen dimulai 4-10 Agustus 2015 dilanjutkan dengan tahapan seleksi yang wajib dilalui. Seluruh informasi syarat kelengkapan pendaftaran dapat diakses melalui www.bpm.acehprov.go.id.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Drs. H. Zulkifli Hs, MM mengatakan Satuan Kerja Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh akan menerima 2.582 pendamping. http://pendamping.kemendesa.go.id/index.php

Dari Jumlah tersebut, sebanyak 42 orang akan bertugas pada 6 posisi tenaga ahli. Sebanyak 309 pendamping desa, dan 2.231 pendamping lokal desa. Dan mereka akan ditempatkan di 2.257 desa di 289 kecamatan di 23 kabupaten/kota di Aceh. (ira)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.