Header Ads

Apa Tujuan Rumah Warga Teupin Reusep Dibakar?

Sebelum rumah milik Sulaiman Hasbi warga Teupin Reusep di Dusun Padang Baro (Lhok Kambuek/Panton Kaye Blang) Gampong Blang Reuling Kecamatan Sawang, Aceh Utara, dibakar, beredar surat resmi dari Keuchik Gampoeng Blang Reuling.

Pemerintah Gampong Blang Reuling meminta agar tidak ada aktivitas keramaian apapun dirumah Sulaiman sebagai bentuk antisipasi bentrok antara warga Blang Reuling dengan warga Teupin Reusep yang sedang terjadi sengketa tapal batas gampong. Surat tersebut juga ditembuskan ke Camat, Polsek dan Koramil.

Sulaiman sebagai biang bara emosi kedua warga gampong, sebagai wujud balas dendam kepada warga Padang Baro dan perangkat Gampong Blang Reuling gara-gara dia harus pindah alamat ke Teupin Reusep

Sulaiman memilih Teupin Reusep dalam kasus tapal batas yang dimulai sejak tahun 80an itu. Kemudian surat resmi Gampong Blang Reuling tersebut dijadikan sebagai cikal bakal rumah dibakar. (Baca: Warga Teupin Reusep Ungkap Otak Pelaku Pembakar Rumah di Sawang)

Petua Teupin Reusep membuat sebuah pertemuan rahasia untuk mebalas serangan surat tersebut. Dalam pertemuan itu terlibat Sulaiman, untuk jalan keluar. Kemudian rumah Sulaiman dibakar, dan pelaku pembakaran diduga oleh polisi berdasarkan sejumlah laporan elit Teupin Reusep adalah warga Padang Baro, diantaranya M Yunus, Marzuki dan tokoh Gampong Blang Reuling yang membuat surat resmi tesebut.

Kaur Umum Gampong Blang Reuling malah membawa seluruh pemuda dan orang tua laki-laki diDusun Padang Baro kekantor Polsek Sawang untuk diperiksa tanpa surat panggilan polisi. Tapi justru untuk membantu polisi mendapatkan banyak informasi guna mengungkap pelaku. (Baca: Siapa yang Bakar Rumah Warga Teupin Reusep di Sawang? )

Namun Kapolsek Sawang menolak, seraya menyuruh untuk pulang dan mengatakan tidak perlu, yang dia butuhkan hanya pelaku, kemudian semua disuruh pulang kecuali M Yunus, Marzuki, Kadus Padang Baro dan Kaur Umum Blang Reuling, mereka diperiksa sebagai saksi.

Marzuki diperiksa tiga hari, sementara M Yunus diperiksa selama dua hari, namun hingga hari ini polisi belum mampu menetapkan tersangka, apalagi motif dan pelakunya.

Sementara warga Teupin Reusep yang diperiksa sebagai saksi korban hanya Sulaiman Hasbi dan anaknya Martunis. Dalam keterangan dikantor polisi mereka mengisahkan kepada pimpinan didusunnya, tentang apa saja keterangan yang di BAP kan, sesuai rancangan sebelumnya.

[caption id="attachment_24446" align="aligncenter" width="702"]Kondisi Rumah Sulaiman Hasbi warga Teupin Reusep yang dibakar, Rabu, 6 Mai 2015, lalu, di Dusun Padang Baro Gampong Blang Reuling Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terlihat barang pecah belah milik Ibu PKK Teupin Reusep. Jum'at, 7 Agustus 2015. | Photo: Isbahannur/acehbaru.com | Kondisi Rumah Sulaiman Hasbi warga Teupin Reusep yang dibakar, Rabu, 6 Mai 2015, lalu, di Dusun Padang Baro Gampong Blang Reuling Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terlihat barang pecah belah milik Ibu PKK Teupin Reusep. Jum'at, 7 Agustus 2015. | Photo: Isbahannur/acehbaru.com |[/caption]

Warga Blang Reuling tegas mengatakan kasus tersebut permainan yang telah dirancang. Kenapa polisi memeriksa warga Blang Reuling dengan dalih keterkaitan dengan surat?


“ya karena itu dugaan warga elit Teupin Reusep, azas praduga tak bersalah sah sah saja, tetapi penegak hukum harus mendengar siapapun pemberi informasi agar mempermudah pengungkapan kasus ini, bukan menolak info, apalagi dengan tidak memeriksa orang yang tau betul, saat kejadian, orang pertama datang kesitu saat kebakaran” katanya.


“saat ini kan polisi masih mengikuti arus Teupin Reusep yang mereka desain, kapan terungkap?” Katanya.




[caption id="attachment_24447" align="aligncenter" width="702"]Kondisi Rumah Sulaiman Hasbi warga Teupin Reusep yang dibakar, Rabu, 6 Mai 2015, lalu, di Dusun Padang Baro Gampong Blang Reuling Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terlihat barang pecah belah milik Ibu PKK Teupin Reusep. Jum'at, 7 Agustus 2015. | Photo: Isbahannur/acehbaru.com | Kondisi Rumah Sulaiman Hasbi warga Teupin Reusep yang dibakar, Rabu, 6 Mai 2015, lalu, di Dusun Padang Baro Gampong Blang Reuling Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terlihat barang pecah belah milik Ibu PKK Teupin Reusep. Jum'at, 7 Agustus 2015. | Photo: Isbahannur/acehbaru.com |[/caption]

Karena memang kasus rumah tersebut dibakar untuk mengahalau surat resmi Gampong Blang Reuling, maka yang ada sisa kebakaran hingga saat ini hanya peralatan pesta milik gampong Teupin Reusep “agar warga murka kepada Blang Reuling, konspirasi bahasa kerennya” tambah sumber itu. SBK/MKS/ISB/IRA |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.