Header Ads

Realisasi Rumah Dhuafa di Aceh Utara Dinilai “Off Target”

[caption id="attachment_23916" align="alignnone" width="702"]Ilustrasi tak tepat sasaran | Foto: Google Ilustrasi tak tepat sasaran | Foto: Google[/caption]

acehbaru.com | Aceh Utara – Realisasi bantuan rumah untuk kaum dhuafa atau masyarakat miskin di Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Cipta Karya dinilai tak tepat sasaran (Off Target), Selasa 21 Juli 2015. Hal tersebut mengakibatkan polemik dan masyarakat yang berhak mendapatkannya kecewa.


"Kita bilang demikian karena kita lihat sejauh ini penyaluran rumah bantuan di dinas itu memang tidak tepat sasaran. Maksudnya, realisasi rumah itu tidak dilakukan sesuai prosedur, siapa yang punya kaki di dalam maka dia lah yang lebih dulu mendapat rumah,” Ungkap Jamaluddin (29), salah seorang warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, kabupaten setempat.


“Sementara yang tidak punya hubungan dengan orang dinas maka jangan harap apa-apa,” tambahnya.


Ia menuturkan, banyak masyarakat miskin yang telah bertahan-tahun mengajukan proposal ke dinas itu yang hingga saat ini belum terealisasi rumah dikarenakan tidak mengenal oranng dinas, sehingga proposal permohonan bantuan rumah di dinas tersebut sudah menumpuk.


"Kita berharap dinas tidak pilih kasih dalam merealisasikan bantuan rumah. Dinas harus melihat dan mengkaji kembali siapa-siapa yang sebenarnya layak menerima batuan tersebut," tandas Jamaluddin.


Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf dalam hal ini meminta Dinas Cipta Karya untuk bekerja secara netral dalam menampung proposal sebelum pihaknya melakukan audit kasus tersebut. "Sebelum kita audit besar-besaran, kita ingatkan dulu. Karena sejauh ini kita sudah menerima laporan masyarakat yang negatif dalam persoalan itu. Jadi sekali lagi kita harapkan dinas harus bekerja sesuai prosedur," kata dia.


Sebelumnya, Kepala Bidang Perumahan Dinas Cipta Karya Aceh Utara, Yusuf mengakui bahwa jumlah proposal masyarakat di dinas itu mencapai ribuan berkas yang belum terealisasikan hingga saat ini.


Oleh sebab itu, masyarakat juga meminta agar Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib segera mengevaluasi kinerja dinas tersebut agar tidak ada lagi bantuan serupa yang salah sasaran. (ami)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.