Header Ads

Protes Eks GAM Akibat Pemimpin Lemah

acehbaru.com | Aceh Utara - Menanggapi pemberitaan media terhadap protes mantan Gerakan Aceh Mardeka (GAM) kepada pemerintah Aceh belakangan ini, membuat Razali Yusuf, (48) seorang anak pejuang Aceh Merdeka (AM) era1976 asal Sagoe Raja Sabi, Aceh Utara ikut angkat bicara, Kamis 30 Juli 2015.

Kepada acehbaru.com Razali menuturkan, hal itu terjadi karena ketidakadilan yang berujung kesenjangan di kalangan mantan GAM pasca damai Aceh.

"Ini pertanda pemimpin Aceh lemah dalam membina mantan GAM. Apalagi rakyat Aceh pada umumnya," kata pria yang mengaku pernah ditangkap bersama ibunya dan istri pejuang AM lainnya dalam konflik Aceh 1978 silam.

Menurutnya, hal itu juga dipicu oleh krisis ekonomi masyarakat menengah ke bawah yang semakin parah. "Yang lebih parah lagi krisis kepercaan sesama mantan GAM," tandas pria berusia 48 tahun itu.

Ia menambahkan, mantan-mantan petinggi GAM harus bersatu dan mencari jalan keluar agar hal serupa tidak terjadi lagi di masa depan. "Apa saja yang telah terjadi itu karena tidak ada keadilan. Bila hal tersebut dibiarkan, itu seperti penyakit menular. Jika dibiarkan, maka akan terus menjamur," pungkas Razali.

Masih Razali, rakyat Aceh sangat berharap pemimpin yang pro-rakyat, bukan untuk kelompoknya saja. "Dan saya meminta apa saja yang telah pemimpin janjikan dengan rakyat di saat kampanye harus ditepati. Kalau tidak, itu berarti pembohong," tegas Razali.

"Kalau memang pemimpin terpilih dengan cara membohongi Rakyat, itu sama dengan orang menang judi," tambahnya. (ami)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.