Header Ads

Presiden Tangani Bantuan Bencana Dikawasan 'Gerilya' Papua Merdeka

acehbaru.com | Banda Aceh- Dalam suasana lebaran Idul Fitri 1436 H di Banda Aceh. Jumat, 17 Juli 2014 Presiden Jokowi terus memantau perkembangan bencana hujan es di Lanni Jaya Papua. Diberitakan Media Massa Lanni Jaya termasuk kawasan Organisasi Papua Merdeka (OPM), beberapa insiden menimbulkan korban.

"Sudah kita kirim dua hari lalu. Sudah di Wamena, pagi tadi saya cek, tetapi dari Wamena menuju ke puncak, Lanny Jaya memang cuacanya, mudah-mudahan hari ini bisa sampai," kata Presiden jelang bertolak dari Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh menuju Solo, Jumat sebagaimana diberitakan Antara

Bantuan pemerintah untuk korban cuaca ekstrem yang mengakibatkan hujan es di Lanny Jaya itu, menurut Presiden dikirim pada Rabu (15/7) di Wamena, namun masih menghadapi masalah gangguan cuaca untuk sampai ke lokasi yang dibutuhkan masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

Pemerintah mengirimkan bantuan seberat 50 ton, dan sudah ada pesawat yang siap mengantar dari Wamena ke Lani Jaya. Presiden menambahkan, bantuan diharapkan dapat segera sampai ke penduduk korban bencana alam, dan pemerintah terus memantau perkembangan penanganannya.

Bencana hujan es terjadi pada 3 Juli 2015 melanda kampung-kampung di Distrik Wano Barat. Hal serupa terjadi 5 Juli, dan hujan es terjadi selama semalaman hingga mengakibatkan ada penduduk tewas, ternak mati dan tanaman membusuk.

[caption id="attachment_23783" align="alignleft" width="703"]Organisasi Papua Merdeka pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo yang bermarkas di Lany Jaya, Papua. | Foto VIVA.co.id/Banjir Ambarita) Organisasi Papua Merdeka pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo yang bermarkas di Lany Jaya, Papua. | Foto VIVA.co.id/Banjir Ambarita[/caption]

Kawasan ini juga dikenal sebagai kawasan operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM), pada 1 Agustus 2014 TNI mengklaim telah dihadang kelompok anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) disaat mereka sedang bergerak di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Jumat sekitar pukul 11.00 WIT hingga terjadi baku tembak.

Rabu, 17 September 2014 diberitakan media satu terduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam insiden baku tembak antara kelompok tersebut dan aparat Tentara Nasional Indonesia di sekitar Lapangan Terbang Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Sementara Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Papua mengaku kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Enden Wanimbo kerap meminta uang kepada kepala daerah setempat dan juga sejumlah pejabat. (i/antara/ berbagai sumber)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.