Header Ads

Pemerintah Aceh Dituding Permainkan Nelayan Aceh Utara

acehbaru.com I Aceh Utara- Panglima Laut Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Dahlan Yusuf, Senin 27 Juli 2015 siang menuding Pemerintah Aceh permainkan nasib 800-an nelayan. Pasalnya, sampai sekarang Pemerintah Aceh belum melaksanakan pembangunan Jeti yang diidamkan warga nelayan setempat. Padahal, Pemerintah Aceh telah menjanjikan pembangunan Jeti sejak 4 tahun lalu.

Bahkan kata Dahlan Yusuf, baru-baru ini, Pemerintah Aceh kembali mengatakan kalau paket proyek Jeti tersebut akan ditenderkan dalam tahun ini. namun hingga akhir Juli 2015, tanda-tanda proyek tersebut akan ditenderkan belum terlihat. Jeti sangat dibutuhkan oleh para nelayan karena laut Muara Batu sudah sangat dangkal.

Karena laut dangkal, maka 800 boat berukuran besar harus diparkir di tengah laut. Hasil tangkapan terpaksa harus diangkut dengan becak (boat kecil) dan harus mengeluarkan biaya ekstra. Jika sedang cuaca buruk atau sedang dilanda angin barat, para nelayan terpaksa tidak melaut karena khawatir diterjang gelombang tinggi.

“Pemerintah Aceh sepertinya tidak serius memikirkan nasib kami para nelayan. Buktinya, mereka sampai sekarang belum juga melaksanakan pembangunan Jeti. Padahal janji tersebut sudah diucapkan sejak 4 tahun lalu. Kami berharap, Jeti sudah harus dibangun dalam tahun ini juga,” katanya.

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib pada kesempatan itu menyebutkan, tender paket proyek Jeti harus ditenderkan dalam tahun ini juga oleh Pemerintah Aceh. Bangunan Jeti tersebut menjadi harapan dan dambaan masyarakat nelayan Muara Batu. Dengan adanya Jeti, pemerintah telah membesakan masyarakat dari keterpurukan ekonomi. Karena itu Pemerintah Aceh diminta serius.

“Saya berharap Pemerintah Aceh serius dalam melaksanakan pembangunan Jeti untuk masyarakat nelayan Muara Batu. Dan jangan mempermainkan nasib mereka,” pinta Muhammad Thaib. (abi).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.