Header Ads

Mantan GAM Ini Peunyata 2017 Tak Berikan Suara Kepada Muzakir Manaf

acehbaru.com | Aceh Timur – Suhu politik Aceh jelang 2017 mulai terasa, pembicaraan tentang calon Gubernur dan Wakil mulai dibicarakan dikalangan masyarakat. Salah satu kabar Partai Aceh akan mencalonkan Muzakkir Manaf sebagai Gubernur Aceh lewat Partai Aceh. Pernyataan mantan menteri pertahanan GAM Zakaria Saman yang akan maju mencalonkan diri sebagai gubernur lewat Jalur Independen membuat komunikasi politik semakin berwarna. Termasuk soal dukung mendukung.

Seperti pernyataan Mantan Wakil Panglima GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Wilayah II Simpang Ulim - Peureulak, Aceh Timur Samsul Bahri mengatakan bahwa Partai Aceh tak akan lagi menang dalam Pemilukada 2017 mendatang.

“Kami yakin Partai Aceh kali ini kalah total dalam pemilihan Cagub dan Cawagub Aceh periode 2017 – 2022. Muzakir Manaf yang diusung Partai Aceh tidak akan terpilih,” kata pria yang karib disapa Abu Nawah itu didampingi seorang eks kombatan GAM Aceh Timur lainnya, yakni Muhammad Nur alias Pusaka kepada wartawan, Selasa 28 Juli 2015.

Menurutnya, hal itu dipicu atas dasar keadaan di lapangan saat ini, khususnya dari segi kesejahteraan masyarakat dan eks kombatan GAM. Ia juga mengatakan sangat tertindas selama birokrasi kepemerintahan Aceh dipimpin oleh kalangan Partai Aceh.

Dikatakan Abu Nawah, Muzakir Manaf yang merupakan Ketua Umum Partai Aceh itu diprediksikan tidak akan terpilih jadi gubernur dikarenakan tidak menghargai para eks kombatan GAM yang benar-benar berjuang untuk Aceh.

“Banyak yang bukan orang perjuangan (GAM) dekat sama Muzakir Manaf. Sementara yang betul-betul eks kombatan GAM tertindas. Jadi dia jangan bermimpi kami akan memberi suara ke dia untuk jadi Gubernur,”Ppungkas Abu Nawah.

Lebih lanjut Abu Nawah menuturkan, di wilayah Kabupaten Aceh Timur sangat banyak eks GAM yang saat ini hidupnya jauh dari kesejahteraan, belum lagi eks GAM di wilayah-wilayah lain. Pada umumnya para eks GAM miskin.

"Kami sudah pasrah sekarang, dan masyarakat Aceh juga tau siapa itu Partai Aceh. Memang Partai Aceh dibuat untuk mempersatukan eks GAM, tapi yang jadi masalah para pengurus Partai Aceh tidak sepakat dengan janji-janji perjuangan GAM sejak di hutan dulu,” beber Abu Nawah.

“Sekali lagi, kami tidak akan mendukung Partai Aceh, kami memilih Independen,” demikian Abu Nawah. (ami)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.