Header Ads

Krakk...Pengemis Nyambi Jadi Bandar Judi

acehbaru.com | Lhokseumawe- Kelakuan yang satu ini tidak patut untuk di tiru, Seorang pengemis di Kota Lhokseumawe nyambi jadi bandar judi, pelaku langsung dibekuk polisi syari'at islam di lapangan hiraq, kota Lhokseumawe Rabu sore jam 18.00 wib.

[caption id="attachment_24159" align="alignleft" width="300"]Pengemis diangkut satpoll PP Lhokseumawe, Selasa 23 Juni 2015 | rri.co.id Pengemis diangkut satpoll PP Lhokseumawe, Selasa 23 Juni 2015 | rri.co.id[/caption]

Sufyan (39)  tahun warga bale Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen sedang membuka lapak judi lembar botol di lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe, keberhasilan polisi Satpol PP tersebut tak terlepas dari informasi dari masyarakat.

Saat ditangkap Sufyan tersebut sedang menjalankan bisnis haram nya, Polisi syari'at islah berhasil mengaman kan uang sebanyak 14.548.000 rupiah, 37 ringgit Malaysia, satu pasport, satu handphone serta puluhan gelang dan botol.

"Selama pantauan kita pelaku menjadi pengemis di lampu merah Simpang 4 Kota Lhokseumawe dengan membawa kotak bertuliskan Mohon bantuan untuk anak yatim" Ujar Irsyadi Kepala Sat Pol PP dan WH.

[caption id="attachment_24158" align="alignleft" width="300"]Pengemis di Jakarta  | foto ciricara.com Pengemis di Jakarta | foto ciricara.com[/caption]

Namun alangkah terkejut nya petugas saat. Pelaku di geledah, di kantong jaket nya di temukan uang belahan juta serta uang malaysia.

Sementara itu. Sufyan sufi kepada petugas mengatakan, selain mengemis dia baru sekali menjalankan aksinya menjadi bandar judi Lempar botol di lapangan Hiraq.

" Untuk sekali lempar dia mematok harga 2 ribu rupiah,dan hari ini baru berhasil mendapatkan uang sebanyak 620 ribu" Kata Sufyan

Selain menjadi pengemis dia juga nyambi menjadi bandar judi lempar botol dilapangan hiran untuk mendapat kan keuntungan yang lebih besar.

Selanjut nya pelaku beserta barang bukti kini diamankan di kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, pelaku akan dijerat dengan Qanun no 13 tahun 2003 dengan ancaman hukuman maksimal 80 kali cambuk serta denda 1200 Gram Emas. (Tfq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.