Header Ads

Bidan PTT Keluhkan Pembagian Dana JKN Oleh Puskesmas

acehbaru.com | Aceh Timur- Puluhan Bidan Desa PTT yang tidak memiliki Polindes di beberapa Pukesmas yang berada di Kabupaten Aceh Timur,Aceh, mengeluhkan ketidakadilan oknum Kepala Puskesmas dalam pembagian honor Pelayanan Jasa Kesehatan Nasional atau JKN.

Berdasarkan keterangan salah satu Bidan Desa PTT menyatakan, banyak tenaga honorer maupun Bidan Desa PTT yang tidak miliki polindes, tidak mendapatkan Dana Pelayan Jasa Kesehatan Nasional (JKN) dari puskesmas setempat.

“Padahal dana Pelayanan Jasa Kesehatan Nasional itu harus di pergunakan, bagi yang melayani jasa JKN,” Ujarnya seorang Bides yang menolak disebutkan namanya, Kamis, 9 Juli 2015 dihari

Padahal yang lebih miris hidupnya itu ,bidan yang tidak memiliki polindes, karena harus membayar kontrakan rumah dan tangihan listrik sendiri,” jadi kenapa hanya bidan yang memiliki polindes saja ynag mendapatkan dana JKN, sementara Bidan desa yang ada atau tidak ada polindes,sama sama melakukan pelayanan”tegas sang Bides kepada wartawan

Ia berharap agar Setiap Kepala Puskesmas Diaceh Timur, agar lebih bijak dalam membagi dana tersebut.

Dalam Kasus ini Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (RAYA) Safaruddin SH, Juga menerangkan, pembagian dana Pelayanan Jasa Kesehatan Nasional(JKN) ini harus adil dan tepat sasaran,Dana Pelayanan Kesehatan Nasional itu Harus di berikan kepada Tenaga medis yang melayanai Jasa JKN” Maupun dia Bides PTT yang memiliki polindes atau tidak, maupun Perawat, PNS Atu Honorer,” Ujar Syafaruddin via Blackberri Mesegger.

Safaruddin juga meminta kepada pihak yang berwajib agar menyelidiki kasus ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum oknum kepala puskesmas yang berada di Aceh Timur Terkait Dana JKN Tersebut.

“Saya selaku ketua yayasan advokasi rakyat Aceh (YARA) meminta agar pihak kepolisian memanggil dan memeriksa setiap kepala puskesmas yang tidak adil memberikan Dana JKN terhadap pegawai maupun Bidan Desa. Terang Safarudidin. (Fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.