Header Ads

Anwar Risyen: Masalah Rapat, Itu Wewenang Ketua

acehbaru.com | Aceh Utara – Anggota Komisi D DPRK Aceh Utara dari Partai Gerindra, Anwar Risyen mengatakan, masalah pelaksanaan rapat merupakan wewenang Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) kecamatan di daerah pemilihan (Dapil) 6 di Aceh Utara, bukan wewenangnya.

Hal itu disampaikan Anwar Risyen, Jum’at 31 Juli 2015 melalui telepon seluler saat dikonfirmasi acehbaru.com terkait desakan tim sukses Partai Gerindra di Dapil 6 kabupaten setempat yang menganggap tak membuat rapat pasca menang dalam perebutan kursi DPRK Aceh Utara pada Pemilu legislatif 2014 lalu. (Baca: Merasa Diabaikan, Timses di Seunuddon Desak PAC Partai Gerindra Gelar Rapat)

Anwar menuturkan, dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menggelar rapat. “Itu wewenang ketua. Setiap ada rapat pun saya selalu hadir, karena itu memang aturan partai” ucap pria yang karib disapa Haji Wan tersebut.

Selain itu, dirinya juga membantah bahwa telah mengabaikan tim suksesnya yang telah bekerja untuk memenangkannya pada Pemilu legislatif 2014 lalu. “Saya tidak pernah mengabaikannya. Maaf cakap,  kalau mereka (tim sukses) minta imbalan besar setelah saya menang untuk masing-masing timses, saya tidak sanggup memberikannya,” kata Haji Wan.

“Saya pun baru setahun menjabat sebagai dewan, jadi dari mana saya harus memberikan imbalan yang besar,” sambungnya. (Baca: PAC Gerindra Seunuddon Angkat Bicara)

Menurutnya, andai saja tim sukses meminta pembangunan infrastruktur di kawasannya, itu bisa dipertimbangkan karena dirinya pun tengah mengutamakan aspirari masyarakat di daerah yang telah memilihnya, yakni di Dapil 6. “Itu jalan rusak dan irigasi adalah hal yang terpenting sekarang,” terang Haji Wan. (ami)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.