Header Ads

Warga Menulis: Nilai Tukar Krisis Dikantong, Ini Mungkin Ide Kerja Ringan Dan Dinamis

acehbaru.com - Pengamat ekonomi dan ahli ekonomi sekaipun akan menyebutkan bila nilai tukar sudah melemah dikantong otomatis daya beli dan daya jalan semakin singkat. Pasalnya kalau terlalu banyak dibelanjakan, maka nilai tukar yang kurang. Begitu juga bila ingin bersantai dan berlibur maka nilai tukar untuk transportasi yang tak cukup..


Dasril (35) sudah rapi, rambutnya disisir lurus kebelakang, bila angin bertiup wangi-wangingan terasa dihidung. Ia sudah bersiap untuk nongkrong dan nonton tv di warung kecil seberang jalan kampong. TV 14 inci nampak kecil, dan warga agak buram, tidak masalah bagi Dasril untuk dinikmati. Saking kurang jelasnya gambar terkadang dasril sampek melongok tanpa sadar mulut juga ikutan terbuka. Semakin lama kurang jelas gambar akibat TV kabur, semakin lama pula Dasril melongok dengan kondisi mulut terbuka.


Tiba –tiba Thaleb datang, ia baru saja istirahat setelah membersihkan rumput digalangan sawah. Thaleb yang sudah Tabeuu Abah dari buno langsung menyambar kacang goreng yang tergantung ditiang warung dengan bandrol 1000 persachet.


Tangan kuatnya Thaleb tak berbanding dengan ringannya plastic, baru dipegang, ujungnya udah terbuka. biji kacang langsung dilempar ke mulut,  kacang mendarat langsung masuk ke mesin ngunyah,  tak karuan, sementara ditangannya masih tersisa satu lagi, spontan ia lempar ke Mulut Dasril.


Dasril terkejut, “ Oma, Bek mayang, Geot that film,” . Thaleb duduk berhadapan dengan Dasril. Film telah usai, sehingga Dasril lebih focus ngobrol ngidul dengan Thaleb. “ Leb kondisi ekonomi kek gini, kita jalan kedepan-tanpa sadar terhayung lagi ke belakang, Meu tajo-tajo teuh Leb,”.


“Jadi kiban teuma,” Tanya Thaleb sambil menyeruput kopi. “ sang can nyeo ta meudukun Leb, Kah keu Dukun, kah hie bacut,” Tawar Dasril.
“ Hana tateupu jok Ubat enteuk,” Sela Thaleb serius.


Apa ngak bisa Leb, nanti kau pakai pakaian bersurban, duduk aja dan bilang nanti apa penyakitnya pasien dan terus bilang obatnya. “Jadi apa obatnya,” Desak Thaleb penasaran.


“Gampang Leb ! Jika pasien keunong Buroeng maka ubat jih, adalah ie manoe itek, syaratnya jep 3 Goe Si Uroe,” Jelas Dasril. Terus Thaleb “ Ek Geupateuh le ureung, dan padit biaya nyan,” Tanya Thaleb lagi. “
Kapeugah juga Leb bahwa penyakit gobnyan nyan jimeu syarat bak ie manoe itek, jadi nyan keu ubat, dan peugah lom ikah, lang got ie yang na bule itek bacut, nyan lebih mujarab keu ubat. “ Jadi peng pat tacok,” Tanya Thaleb.


Khak… ketawa Dasril, Botol Aqua kita isi air dan itu kita serahkan sebagai ramuan tambahan, dan tapeugah ie putehnyan nakeuh ie mon Sinyakti ideh di Bagdad dengoen peunayah jih Rp.250 ribee peng meulaboe ngon abe dapue. “Betoi Kah Peugah, Mese Geupeugah le Camat nyan;berpotensi ekonomi.


*Tulisan ini dikirim oleh Bapak A. Thaleb yang bertempat tinggal dekat kawasan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.