Header Ads

Karena Tidak Tepat Sasaran, Rp8 M Dana Raskin Sia-Sia

acehbaru.com | Aceh Utara- Total anggaran yang diplot untuk kebutuhan pengadaan beras miskin gratis setiap tahun di Kabupaten Aceh Utara nyaris mencapai Rp15 miliar. Dari jumlah sebanyak itu, hanya Rp6 miliar yang tepat sasaran, sisanya Rp8 miliar menjadi sia-sia, karena yang menikmati Raskin dari keluarga mampu.

Penyaluran beras miskin tidak tepat sasaran karena sistem pengawasan di lapangan cukup lemah. Ke depan, selain camat, juga harus dilibatkan pihak TNI/Polri dalam tim pengawasan penyaluran beras miskin. Kepada tim tersebut juga dintruksikan untuk menempelkan label penerima bantuan di rumah penerima bantuan Raskin.

Agar label tersebut tidak dirobek oleh pemilik rumah, camat harus membentuk tim intelijen di tingkat kecamatan sehingga pemerintah kecamatan akan mengetahui rumah-rumah mana saja yang sudah merobek label tersebut. Sistem pengawasan seperti itu akan menjadikan data penerima Raskin akurat.

“Selama ini, adik kandung saya PNS yang suaminya juga PNS dapat beras miskin. Ini kan lucu. Ini tidak boleh terjadi. Saya sengaja memberikan contoh pada keluarga saya sendiri. Ini membuktikan, data penyaluran Raskin selama ini tidak tepat sasaran,” kata Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib.

Dan informasi yang masuk padanya, kata bupati, dari Rp15 miliar dana tersebut, hanya Rp6 miliar yang tepat sasaran. Jika demikian, maka sebaiknya dana Rp8 miliar yang tidak tepat sasaran dapat dipergunakan untuk kebutuhan lainnya, seperti untuk peningkatan sumber daya manusia dan pertanian. (abi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.