Header Ads

Jelang Bulan Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

acehbaru.com | Langsa- Dua minggu terakhir menjelang bulan suci Ramadhan sejumlah bahan kebutuhan hidup sehari-hari (sembako) di Kota Langsa, mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Hal ini sempat membuat warga cemas dan khawatir harga sembako tersebut akan naik lagi. Rabu, 10 Juni 2015


Menanggapi hal ini, pemerintah kota Langsa melalui sekretaris daerah (sekda), M.Syahril,SH  mengatakan pemerintah Kota Langsa tidak dapat berbuat banyak, karena mekanisme pasar tidak lagi ketergantungan ditangan pemerintah tetapi di tangan pedagang, meskipun dibawah pengawasan polisi. Harapannya semoga bulan Ramadhan nanti harga-harga barang tersebut bisa kembali normal.


“ PNS pun turut mengeluh, apalagi buruh, kita hanya bisa berharap harga sembako akan normal ketika bulan puasa nanti,” ungkap Sekda M.Syahril.


Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemko Langsa, T.R.Angkasah mengaku memang sudah mendapat informasi tentang kenaikan sejumlah harga sembako di kota Langsa, namun untuk pelaksaan menggelar operasi pasar murah baru saja sejak dua hari terakhir sudah dimulai, guna menekan harga di pasar, teknik pelaksaannya adalah dinas Perindustrian dan Perdagangan.


“Menyangkut operasi pasar, pemko langsa sifatnya hanya berkordinasi, untuk teknik pelaksanaan adalah disperindag,” ucap T.R.Angkasah.


Lili, warga Kampong Jawa Belakang Kota Langsa, mengaku sangat cemas dengan melonjaknya harga sembako menjelang bulan Ramadhan dan berharap pemko langsa dapat membantu mengatasinya.


“ Diminta, agar pemko langsa segera menggelar operasi pasar murah untuk membantu warga dan menekan lonjakan harga di pasar,” ungkap Lili.  Tidak hanya sembako, harga gas LPJ 3 kilo juga ikut naik dari Rp 17 ribu / tabung di pedagang eceran, menjadi Rp 25 ribu / tabung di pedagang eceran. Selain harga yang naik, gas tersebut juga sulit di dapat.


Pantauan di pasar kota Langsa, harga telur ayam yang biasanya Rp 1000 / butir manjadi Rp 1500 / butir. Cabai merah biasanya Rp 20 ribu / kilo menjadi Rp 50 ribu / kilo. Gula pasir Rp 10.500 / kilo menjadi Rp 13.000/ kilo. Minyak goreng, bawang merah, dan sejumlah bahan kebutuhan sehari-hari juga mengalami kenaikan harga dari biasa berkisar Rp 3000 per kilo.


Sejauh ini , disperindag kota langsa baru menggelar operasi pasar selama dua hari untuk mencari barang-barang kadaluarsa dan beras plastik.  | JIM|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.