Header Ads

Isu Suap ABK Bisa Pengaruhi Hubungan RI-Australia

acehbaru.com | Melbourne – Isu suap dilakukan Pemerintah Australia terhadap kapten dan anak buah kapal (ABK) yang membawa 65 imigran terus menuai kritikan. Juru Bicara Imigrasi Tenaga Kerja, Richard, Marles mengatakan, isu itu bisa mempengaruhi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia.


Marles mengatakan, Perdana Menteri Tony Abbott seharusnya menjelaskan secara rinci mengenai permasalahan isu suap. Abbott seharusnya membantah tuduhan bahwa Australia sudah membayar para penyelundup imigran tersebut. “Tidak ada masalah kecil di sini. Ini jelas akan memberikan dampak terhadap hubungan kami dengan Pemerintah Indonesia,” kata Marles, kepada ABC Australia, Senin (15/6/2015).


Pada Sabtu 13 Juni 2015, Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu), Retno Marsudi, sudah bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Paul Grison. Menlu Retno meminta penjelasan mengenai permasalahan ini. “Menlu Indonesia sudah mempertanyakan mengenai permasalahan ini dengan Dubes Australia untuk Indonesia. Faktanya, mereka sudah memikirkan mengenai isu suap ini,” kata Marles.


“Namun, kami seharusnya jangan menunggu Pemerintah Indonesia melakukan penyelidikan atas permasalahan ini. Kami seharusnya mendengar dari Pemerintahan Australia mengenai apa sebenarnya yang terjadi,” sambungnya.


Marles sangat menyayangkan tindakan pejabat Australia yang menyuap kapten dan ABK kapal untuk membawa imigran itu kembali ke perairan Indonesia. Apalagi pada Jumat 12 Juni 2015, Abbott tidak membantah dan mengakui telah menyuap kapten dan ABK kapal tersebut. “Kenapa Anda harus menciptakan hal seperti ini, memberikan uang kepada penyelundup yang didanai pembayar pajak? Ini sangat konyol jika itu benar-benar terjadi,” ungkap Marles.


"Apa yang benar-benar menakjubkan di sini adalah Perdana Menteri Abbott berulang kali, sejak Jumat 12 Juni, seolah membuat kami percaya bahwa itu benar-benar terjadi,” lanjut dia. (sumber: news.okezone.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.