Header Ads

Qatar Titipkan Uang Rp 660 Miliar Kepada RI untuk Pengungsi Rohingya

acehbaru.com - Mungkin saja, bila kala itu ada yang enggan menolong pengungsi Rohingya sedang terapung dilaut dengan kondisi kelaparan dan bayi mereka menangis dan itu dianggap satu beban dan kerugian. Bahkan saat itu ada kepala  daerah menjerit karena mengkhawatirkan kehadiran mereka akan membebani APBK dan APBD. Jumat, 29 Mei 2015


Namun apa terjadi hari ini?


Dari negeri yang jauh disana, Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani pada Kamis 28 Mei 205 memerintahkan untuk menyumbangkan 50 juta dolar AS untuk Indonesia.


Diberitakan Republika.Co.id, uang tersebut diberikan sebagai bentuk bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk menutupi biaya penampungan pengungsi Rohingya.


Pengumuman itu datang usai pertemuan Emir dengan Menteri luar negeri Indonesia, Retno Marsudi yang menjelaskan bahwa Indonesia dan Malaysia tengah engatasi masalah pengungsi Rohingya dari Myanmar.


"Pertemuan juga mengulas hubungan bilateral antara kedua negara dan membahas serangkaian isu kepentingan bersama," tulis laporan QNA, Kamis (28/5).


Lebih dari 3.500 migran telah mencapai darat atau diselamatkan di lepas pantai Malaysia, Indonesia, dan Thailand. Sejumlah 'manusia perahu' menolak dikembalikan ke Myanmar lantaran intimidasi etnis yang begitu keras di Myanmar. Pemerintah Myanmar melihat 1,3 juta yang Rohingya sebagai imigran ilegal dari negara tetangga Bangladesh. Myanmar, diketahui menolak memberikan kewarganegaraan kepada Rohingya.


Sebagaimana diketahui, kini pengungsi Rohingya ditampung di lima tempat penampungan di Aceh. Mereka  terdampar dalam 3 gelombang. Gelombang pertama terdampar sebanyak 582 orang ke Pantai Seunundon Aceh Utara, Minggu 10 Mei 2015 dengan rincian 332 rohingya dan 250 Banglades.


Gelombang Kedua, Jumat, 15 Mei 2015  diselamatkan nelayan Aceh di perairan Langsa  yang kini menempati kamp pelabuhan Kuala langsa sebanyak 682 orang, dengan rincian 256 Rohingya setelah satu meninggal dunia dalam perawatan, dan 426 Banglades.


Dan pada hari yang sama Nelayan Seuruway juga menyelamatkan 47 orang, dengan rincian 38 Rohingya dan 9 Banglades kini mereka ditampung di Gedung SKB Pemkab Tamiang.


Dan gelombang ketiga, Rabu 20 Mei 2015  sejumlah nelayan Julok Aceh Timur juga menyelamatkan 433 orang pengungsi Rohingya dan Banglades, dengan rincian 375 Rohingya dan 58 Banglades. dari jumlah tersebut Aceh menampung 1.748 Pengungsi, 1002 Etnis Rohingya dan 747 Imigran Banglades. | IRA |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.