Header Ads

Pemko Langsa Gelar Rapat Kordinasi Penanganan Pengungsi Rohingya

acehbaru.com|Langsa-Pemerintah Kota Langsa tadi pagi, Selasa 19 Mei 2015 menggelar rapat kordinasi untuk penanganan pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang berada di pelabuhan Kuala Langsa. Hal ini dilakukan terkait dengan tindakan pencegahan dan penanggulangan berbagai kemungkinan yang akan terjadi karena diperkirakan para pengungsi tersebut akan berada di sana lebih dari tiga bulan ke depan.


Asisten I Pemko Langsa, Suriyatno mengatakan untuk penanganan pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang saat ini berada di Kuala Langsa, sangat dibutuhkan pembentukan tim terpadu. Sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan para pengungsi. Pembentukan tim ini juga sangat dibutuhkan untuk pencegahan penyebaran wabah penyakit menular dan terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta timbulnya konflik dan kekerasan antara para pengungsi.


“ Melihat situasi dan kondisi, ada kemungkinan para pengungsi tersebut akan berada lama di penampungan Kuala Langsa,sehingga penting adanya tim terpadu untuk mencegah segala kemungkinan yang akan terjadi” ungkap Suriyatno.


Sejak hari pertama (Jumat, 15 /5/2015) hingga hari ke lima (Selasa, 19/5/2015)) penanganan terhadap pengungsi dilakukan secara parsial atau masing-masing SKPD terkait memberikan bantuan. Bantuan terfokus pada pemberian tempat istirahat, pakaian, makan dan tindakan medis bagi pengungsi yang sakit.


“ Ini hal yang pertama terjadi karena itu kita belum punya panduan tentang bagaimana penanganan terhadap pengungsi seperti mereka,” Ungkap Suriyatno.


Data sementara dari imigrasi Langsa menyebutkan jumlah seluruh pengungsi yang ditampung di pelabuhan Kuala Langsa adalah 682 orang. Rohingya 257 orang, 118 laki-laki, 76 perempuan,(1 ibu hamil dan 63 anak-anak). Bangladesh 425 orang, semuanya laki-laki dewasa. Sedangkan pengungsi yang ditampung di Aceh Tamiang berjumlah 47 orang. Rohingya 38 orang, 12 perempuan, 26 laki-laki. Bangladesh 9 orang.


Kepala Imigrasi Langsa, Maman Budiman mengatakan untuk pengungsi Bangladesh sudah ada keputusan akan dipulangkan. Namun belum ada kepastian mengenai tanggal berapa mereka akan dipulangkan dan dengan apa mereka akan dibawa. Sementara rumah penampungan imigrasi sampai sebulan kedepan masih penuh.


“ Paling cepat sebulan kedepan baru 7 orang yang bisa dipindahkan ke rumah penampungan imigrasi. Jadi besar kemungkinan mereka akan berada di penampungan pengungsi Kuala Langsa bisa lebih lama lagi,” ucap Maman Budiman. |IVO|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.