Header Ads

Parmusi Bantu Rohingya

acehbaru.com | Aceh Utara- Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) mengantar bantuan logistik untuk para pengungsi Rohingya di lima kap pengungsian yang tersebar di Utara dan Timur Aceh.  Jumat, 29 Mei 2015. Menurut Parmusi Muslim Indonesia wajib membantu Rohingya mereka melarikan diri dari negaranya untuk mempertahankan Aqidah Islam. VIDIO : Persaudaraan Muslim Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya 


Pertama bantuan diantarkan ke Kamp pengungsian Kuala Cangkoy berupa bantuan sembako dan kain sarung, jelbab, salah satunya diberikan untuk pengungsi Rohingya di Kuala Cangkoy Kecamatan Lapang Aceh Utara. VIDIO : Parmusi Bantu Pengungsi Rohingya 


Bantuan ini meruapakan gelombang pertama yang disalurkan Parmusi, Ramadhan nanti Parmusi akan menyiapkan makanan buka puasa dan sahur untuk pengungsi Rohingya. Selain itu mereka juga sedang memikirkan sekolah sederhana untuk para pengungsi. VIDIO : Pidato Ketua Umum Parmusi didepan Pengungsi Rohingya 


Muhammad Husein, 38, salah seorang perwakilan pengungsi Rohingya yang menerima bantuan tersebut menyatakan rasa syukur dan terimakasih kepada Indonesia, khususnya masyarakat Aceh, yang sudah memperlakukan dan menerima muslim Rohingya layaknya saudara kandung. VIDIO : Ini Kesedihan dan Syukur Rohingya Saat Terima Bantuan 



“Kami banyak-banyak terimakasih dan minta diizinkan hidup bersama masyarakat Aceh. Kalau dipulangkan, lebih baik kami dibunuh mati di sini saja, bisa dapat jenazah dan bisa dikubur. Kalau mati di sana (Myanmar-red) jenazah tak boleh dapat dan tak dapat dikubur,” kata Husein yang bisa berbahasa melayu dengan suara terbata-bata menahan tangis.


Terkait penanganan pengungsi Rohingya di Aceh, Emir Qatar telah menggelontorkan bantuan 660 Milyar untuk pemerintah Indonesia. Sebelumnya Mensos juga menyerahkan 2,3 M untuk penanganan pengungsi Rohingya di Aceh.


Walau sebelumnya ada pemerintah daerah terutama Walikota Langsa mengeluh tidak ada uang untuk menampung pengungsi Rohingya. Namun setelah muncul berbagai bantuan uang ini, belum ada keterangan pemerintah daerah soal keluhan tidak adanya uang. | IRA|


 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.