Header Ads

Gubernur Buka Jambore Nasional Lansia

acehbaru.com | Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah membuka secara resmi Jambore Nasional ke-4 dan Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2015. Kegiatan yang dipusatkan di Asrama Haji Banda Aceh itu, akan berlangsungg selama lima hari 20-24 Mei. Kamis, 21 Mei 2015


Gubernur juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan semua pihak yang telah menunjuk Aceh sebagai tuan rumah kegiatan Jambore Lansia ini. Hal tersebut disampaikan oleh Zaini, dalam sambutan singkatnya yang dibacakan oleh Abubakar SH, selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan.


“Kita wajib bersyukur, karena pada hari ini kita bisa berkumpul dan bersilaturrahmi di tempat ini dalam rangka Pelaksanaan Jambore Nasional ke-4 Dan Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional. Untuk itu, atas nama Pemerintah dan rakyat Aceh, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai wilayah di tanah air.”


Gubernur menjelaskan, bahwa lanjut usia adalah proses alami yang akan dialami oleh setiap orang yang mendapat kesempatan hidup lebih lama di alam semesta ini. Lanjut usia adalah sunnatullah yang tidak semua orang bisa merasakannya.


Oleh karena itu Gubernur mengajak agar para Lansia dapat mensyukuri nikmat yang telah diterima dengan merasakan perkembangan masa dari zaman ke zaman dan dari generasi ke generasi lainnya.
“Mudah-mudahan Jambore ini bisa menjadi ajang pembuktian kepada dunia, bahwa Lansia Indonesia tetap mampu berperan penting dalam memperkuat dan mensukseskan pembangunan nasional,” harap pria yang akrab disapa Doto itu.


Gubernur menambahkan, hingga usia saat ini, para Lansia tentu sudah banyak meninggalkan berbagai karya yang telah di darma baktikan untuk negeri. Menurut Gubernur hal tersebut adalah sebuah kebanggaan karena segala karya para lansia dapt dinikmati oleh generasi setelahnya.


Gubernur juga menekankan, generasi saat ini harus mencontoh berbagai hasil karya yang telah ditinggalkan oleh para lansia, sebab saat tiba masanya, generasi saat ini juga akan memasuki masa lanjut usia.


“Sebagai Lansia, Bapak/Ibu adalah orang-orang yang sarat pengalaman, banyak ilmu dan telah teruji dalam berbagai cobaan. Pengalaman dan ilmu itu adalah asset yang tidak bisa dinilai dengan materi.”


Zaini menekankan, bahwa memasuki fase usia lanjut bukanlah akhir dari segalanya. Dengan kebijakan yang tepat, Lansia akan mampu berkontribusi produktif dalam pembangunan. Oleh karena itu, usia lanjut bisa saja menjadi sebuah titik awal seseorang untuk mengabdikan diri pada bangsa.


Dalam Empat Dekade Terakhir, Jumlah Lansia Meningkat 15 Kali Lipat


Berdasarkan data statistik, jumlah Lansia di Indonesia selalu bertambah setiap tahunnya. Jika pada tahun 70-an jumlah Lansia yang berusia diatas 70 tahun hanya berkisar 2 juta orang, maka pada tahun 2015 jumlahnya tersebut meningkat 15 kali lipat hingga mencapai lebih dari 25 juta orang.


“Tren ini menjadi bukti bahwa di masa mendatang jumlah Lansia akan terus bertambah, seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat kita. Oleh sebab itu sudah saatnya Lansia perlu diberdayakan,” ujar Zaini.


Untuk itu, Pemerintah Aceh telah menerapkan beberapa progam pembangunan yang berorientasi kepada Lansia. Doto berharap, Jambore Nasional Lansia hari ini dapat dijadikan sebagai momentum bagi para Lansia Aceh untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan Lansia dari daerah lain.


“Momen ini tentu akan kami manfaatkan untuk memperkenalkan Aceh kepada para peserta, baik dari sisi budaya, potensi wisata dan karya-karya ekonomi kreatif masyarakat, sehingga Bapak/Ibu sekalian bisa mengenal Aceh lebih luas.


Jambore Nasional Lansia IV dihadiri oleh sejumlah grup yang berasal dari beberapa provinsi diantaranya, Sulawesi, Jakarta dan beberapa provinsi lainnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Gerakan Nasional Lansia Peduli, DR Joko Nagoro MPH, Kepala BKKBN Aceh Drs Natsir Ilyas M Hum, sejumlah perwakilan unsur Forkorpimda serta sejumlah awak media. |Rilis|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.