Header Ads

Dua Hari Dipenampungan, Ratusan Imigran Jalani Perawatan Medis

acehbaru.com – Selama dua hari imigran asal dua Negara Banglades dan Miyammar ditempat penampungan sementara pelabuhan Langsa, sebanyak 104 orang harus menjalani perawatan medis. Mereka terserang dehidrasi, decentri, mah dan diare serta luka-luka.


Namun kondisi kesehatan terus membaik, hingga siang, Sabtu, 16 Mei 2015 hanya terlihat puluhan orang yang masih dirawat di bawah tenda penampungan. Sementara pengungsi yang kondisinya tidak mungkin dilakukan perawatan dibawah tenda tim kesehatan, terpaksa dirujuk ke RSUD Langsa, untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.


Hingga tengah malam, Jumat 15 Mei 2015, sedikitnya 40 orang di opname di RSUD Langsa, namun siang, Sabtu, 16 Mei 2015, jumlah tersebut terus menyusut, dan hanya tersisa 12 orang.


“Selama dua hari sebanyak 104 orang dirawat, namun jika dilihat sudah membaik, infuse langsung dibuka, kalau yang dirumah sakit tinggal 12 lagi,” Ujar Kordinator Posko Kesehatan Pengungsi Yusnidar. | IRA|




[caption id="attachment_22400" align="alignleft" width="800"]Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat  15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan  imigran dua negara itu  diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. IRA/  acehbaru.com Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat 15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan imigran dua negara itu diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. IRA/ acehbaru.com[/caption]

[caption id="attachment_22399" align="alignleft" width="704"]Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat  15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan  imigran dua negara itu  diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. Qisty/  acehbaru.com Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat 15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan imigran dua negara itu diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. Qisty/ acehbaru.com[/caption]

[caption id="attachment_22398" align="alignleft" width="798"]Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat  15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan  imigran dua negara itu  diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. Qisty/  acehbaru.com Para pengungsi etnis Rohingya jalani perawatan medis di kamp penampungan di Pelabuhan Langsa, Aceh, Jumat 15 Mei 2015 malam. Mereka menderita dehidrasi, luka-luka, diare. Ratusan imigran dua negara itu diselamatkan nelayan Aceh saat terapung-apung diperairan Selat Malaka. Qisty/ acehbaru.com[/caption]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.