Header Ads

Bendera Aceh Tetap 'Berkibar', Tapi ……

acehbaru.com  | Banda Aceh – Bendera Aceh yang diserahkan Direktur YARA tetap dinaikkan, namun bukan keatas tiang bendera tinggi yang telah disiapkan disamping tiang untuk bendera merah putih, tetapi naik ke muka dan atas kepala Sekretaris Dewan (Sekwan) A Hamid Zein. Selasa, 5 Mei 2015




[caption id="attachment_21669" align="alignleft" width="300"]Model penyematan bendera Ala Ketua Komisi I DPR Aceh Ke Sekretaris Dewan A. Hamid Zein. Setelah Sekwan melarang pengibaran bendera tersebut. Foto Screenshot SerambionTV Model penyematan bendera Ala Ketua Komisi I DPR Aceh Ke Sekretaris Dewan A. Hamid Zein. Setelah Sekwan melarang pengibaran bendera tersebut. Foto Screenshot SerambionTV[/caption]

Aksi geli itu, Senin 4 Mei 2015  terlihat dalam tayangan berbagai televisi baik lokal maupun nasional, dimana saat ketua Komisi I DPR Aceh Abdullah Saleh  bersama sejumlah massa YARA mungkin bertujuan menaikkan bendera, tiba –tiba datang A Hamid Zein (sekwan) melarang untuk dinaikkan karena belum ada perintah dari pemerintah Aceh dan Pemerintah pusat dan DPRA.


“Disini tanggung jawab untuk sekretariat saya,” Kata Hamid Zein menegaskan, sambil tangannya menunjuk areal halaman DPRA. Namun keterangan Hamid Zein terkesan membuat Abdullah Saleh sedikit ‘naik’ tensi.




[caption id="attachment_21672" align="alignleft" width="300"]Beginilah cara Ketua Komisi I DPR Aceh Abdullah Saleh menyerahkan bendera bintang bulan kepada Sekretaris Dewan A. Hamid Zein, Senin, 4 Mei 2015 Beginilah cara Ketua Komisi I DPR Aceh Abdullah Saleh menyerahkan bendera bintang bulan kepada Sekretaris Dewan A. Hamid Zein, Senin, 4 Mei 2015[/caption]

Safaruddin yang berdiri berhadapan dengan Hamid Zein mengambil bendera, kemudian menyerahkan kepada ketua Komisi A Abdullah Saleh. Saat itulah dengan pelan Abdullah Saleh membuka bendera yang dulu sangat dihormati itu.


Abdullah Saleh sambil membuka bendera, ucapan penyerahan bendera pun disampaikan , dengan kata –kata yang sigap dan jelas bak didalam suatu upacara; Pada kesempatan ini, karena ini adalah tanggung jawab saudara, tangan Abdullah Saleh maju kearah muka dan kepala Hamid Zein, dia menyampaikan dengan suara sedikit menekan, “maka bendera ini saya serahkan kepada Saudara” Bendera pun mendarat kekepala Hamid Zein.


Bendera Aceh yang telah disahkan Qanunnya pada tahun 2013 silam menjadi polemik hingga sekarang, sekian kali pertemuan, sekian kali colingdown, hingga berganti presiden dari SBY ke Jokowi, pemerintah pusat menunda pengesahan Qanun tersebut, karena terkait dengan permintaan yang belum dituruti pemerintah Aceh soal pengubahan bentuk dan desain,  agar jangan sama persis dengan bendera GAM.  (ira)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.