Header Ads

Warga Perbatasan Timor Leste Serahkan Senjata Api Ilegal ke TNI

acehbaru.com | Kefanamu - Seorang warga di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan satu pucuk senjata api laras panjang, kepada TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste dari Batalyon Infanteri 744 di Pos Haslot, Motamasin, Betun.


Komandan Satgas Pamtas RI-Timor Leste dari Batalyon Infanteri 744 untuk wilayah Sektor Barat, Letnan Kolonel Yudi Gumilar mengatakan, senjata api yang diserahkan itu adalah jenis Jat Spring Field Kaliber 15 milimeter buatan Italia.


Menurut Gumilar, sebelumnya warga takut untuk menyerahkan senjata api ilegal tersebut. Alasannya, warga takut terkena proses hukum. Namun, karena pihaknya terus melakukan sosialisasi, akhirnya warga dengan sukarela menyerahkan senjata api yang diketahui adalah peninggalan warga saat berada di Timor-Timur (saat ini Timor Leste).


“Dalam setiap kegiatan binter (bina teritorial), anjangsana, karya bakti, kegiatan agama dan pengobatan massal, itu juga termasuk sosialisasi tentang larangan kepemilikan senjata ilegal. Sehingga, warga sadar kemudian menyerahkan kepada TNI tanpa mau identitas mereka diketahui publik,” kata Gumilar.


Gumilar pun mengimbau kepada warga di perbatasan RI-Timor Leste yang masih menyimpan senjata api ilegal agar secepatnya menyerahkan kepada TNI. Dengan menyimpan senjata api ilegal, dikhawatirkan warga salah menggunakan senjata api sehingga akan sangat berbahaya buat warga lainnya. | Sumber Kompas.com |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.