Header Ads

Toko Pecah Belah di Gandapura dilalap Sijago Merah

acehbaru.com | Bireuen - Satu unit toko permanen tingkat dua milik Faisal ( 40 ) warga Blang Keude yang menjual pecah belah terletak di jalan Lapang pasar Gandapura Kabupaten Bireuen hangus dilalap si jago merah , Rabu 15 April 2015 sekira pukul 04.00 wib pagi , seluruh barang yang kebanyakan berbahan plastik tersebut melepuh di mangsa api, dugaan sementara api berasal dari konslet listrik dan akibat kejadian itu pemilik toko menderita kerugian hampir 300 ratus juta.


Menurut keterangan yang berhasil dihimpun acehbaru.com dilokasi kejadian Rabu Pagi, pada saat kejadian pemilik toko Faisal ( 40 ) sedang tidak berada di TKP karena dia tidur di rumahnya, dia mengetahui kejadian tersebut setelah rekannya di pasar Gandapura memberitahu kerumah , lantas dia bergegas menuju ke pasar dan betapa kagetnya ketika melihat tokonya sedang di mangsa api.


Upaya pemadaman api yang terus menjalar merambah isi toko di lakukan masyarakat dengan menyiram air seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran datang, jelang beberapa menit kemudian dua unit pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Utara yang stanbay di markasnya simpang Ardat Krueng Mane Kecamatan Muara Batu sekira 5 KM dari lokasi kejadian pun tiba.


Dengan bantuan dua unit pemadam kebakaran api berhasil di padamkan sekitar jam 05.00 pagi dan berhasil mencegah api menghaguskan deretan toko lainnya “ jika sempat terlambat datang pertolongan pamadam kebakaran, kami tak dapat bayangkan pasti sejumlah puluhan toko deretan itu hangus semua” . ujar usman


Pun demikian pada saat kejadian beberapa toko yang berada disampingnya sempat kelabakan mengeluarkan barang barangnya, seperti toko dealer Honda “ AAN Motor “ yang berada di sebelah selatan, puluhan Honda yang berada didalamnya berhasil di keluarkan dengan bantuan masyarakat. sementara toko Rapi Celular yang posisinya di sebelah Utara TKP sudah dua hari pindah alamat kederetan lainnya. Atas kejadian itu polisi sector Gandapura telah Police Line untuk penyeledikikan lebih lanjut | SAL |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.