Header Ads

Tabrakan Maut di Plimbang Bireuen Puluhan Meninggal

acehbaru.com - Tabrakan maut terjadi di lintasan Jalan Banda Aceh- Medan,tepatnya didepan kantor badan penyuluhan pertanian Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Minggu, 5 April 2015. Insiden yang terjadi pukul 11.30 Wib, jelang siang, dilaporkan 4 orang meninggal dunia. sementara puluhankorban luka lainnya dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen.


Diberitakan, Koranbireuen.com, tabrakan tersebut terjadi antara bus Cendrawasih pengantar rombongan intat dara baro (antar pengantin perempuan) dengan truk tronton di kawasan Alue Chueng, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen atau berjarak sekitar 18 kilometer arah barat kota Bireuen.


Informasi yang dihimpun KoranBireuen, rombongan intat dara baro tersebut berangkat dari Desa Alue Bayeu Utang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen menuju Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya.


Saat tiba di lokasi kejadian, suasana jalan terhalang asap pembakaran jerami di tepi jalan. Bus Cendarawasih tersebut langsung menerobos asap itu. Tiba-tiba dari arah berlawanan (barat) datang truk tronton dan langsung bertabrakan.


Beberapa saat kemudian, dump truk yang meluncur searah dengan bus Cendrawasih menghantam bus tersebut. Akibatnya, badan bus rombongan pengantin itu hancur berkeping-keping. Penumpang juga tumpah ke badan jalan. Begitu pula dengan benda bawaan pengantin, berserakan di jalan.


Masyarakat yang melihat kejadian tersebut, langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Peulimbang yang jaraknya sekitar seratus meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD dr Fauziah Bireuen dan beberapa rumah sakit swasta di kota Bireuen.


Berdasarkan data yang dikumpulkan KoranBireuen, empat orang yang meninggal dunia akibat insiden tabrakan tersebut, yaitu Nuryani Sulaiman (55), warga Blang Tarah, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Karmadi (25), warga Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, Mutia Hayati (40), warga Alue Bayeu Utang, Kecamatan Jangka, Bireuen dan Krisdian Diva (3,5), warga Alue Bayeu Utang, Kecamatan Jangka, Bireuen.


Sementara korban luka berat dan ringan berjumlah 25 orang. Hingga saat ini, para korban tersebut masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit. | IRV| Sumber Koranbireuen.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.