Header Ads

Silakan Pergi Walau ke Spanyol Asal Iman Sudah di Hati‏

acehbaru.com | Aceh Utara - Agar iman kuat, hati tetap konsisten dalam Islam dan tak mudah terpengaruh dengan hal-hal menyebabkan kemurtadan, perlu pembelajaran dasar tentang Islam. Titipkan generasi penerus ke balai pengajian dan diteruskan ke pesantren minimal enam tahun.


Hal tersebut disampaikan Ustadz Nur Hasballah asal Desa Meunasah Geudong, Kec. Baktiya, Aceh Utara dalam ceramahnya pada acara Maulid di Balai Pengajian Babul Jannah di Desa Alue Barueh, Kec. Seunuddon, kabupaten setempat, Kamis 2 Maret 2015, malam.


Menurutnya, pendidikan Islam harus menjadi prioritas agar Islam khususnya di Aceh tidak mudah dihancurkan. "Serahkan anak kita ke pasantren selama enam tahun. Setelah itu kemana dia akan pergi, ke Bali, ke Jakarta, ke Spanyol, silakan saja," katanya.


Kenapa demikian, sambungnya, karena iman sudah ada, ilmu sudah ada, otomatis Islam tetap di hati, tidak akan mudah saja terpengaruh mengukuti pola pikir dan ajakan kafir yang kian ingin menghancurkan Islam.


Dirinya perihatin dengan apa yang telah terjadi di Aceh, yakni masyarakat begitu mudah menerima ajakan kafir. Menurutnya, itu terjadi karena iman dan dasar Islam tidak ada di hatinya.


Ustadz Hasballah juga mengajak umat untuk merayakan hari-hari besar Islam agar generasi di Aceh selalu ingat momen-momen penting Islam, seperti Maulid, Israk Mi'raj, Nisfu Sya'ban dan hari besar Islam lainnya supaya membekas di hati, sehingga rasa keislamannya tetap terjaga dan mencintai apa yg menjadi tauladan dari Nabi Muhammad SAW. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.