Header Ads

Rp 51 Miliar Selamat dari Kebakaran Bank Aceh

acehbaru.com | Banda Aceh: Uang sebanyak Rp 51 miliar dan sejumlah dokumen penting lainnya selamat dalam kebakaran yang menimpa Kantor Pusat Bank Aceh. “Uang dan dokumen itu selamat karena berada dalam ruang penyimpanan Bank Aceh,” kata Humas Bank Aceh, Amal Hasan kepada Tempo, Senin 27April 2015.

Menurut Amal, uang tersebut telah diamankan dan dokumen sedang diinventarisasi oleh pihak Bank Aceh. Dokumen tersebut akan dicocokkan dengan data online. Dokumen yang dimaksud adalah dokumen kredit nasabah dan beberapa surat berharga nasabah lainnya.

Amal mengatakan, ruang penyimpanan tersebut berukuran sekitar 3,5 x 5 meter. Ruang tersebut sangat kuat karena berdinding baja dan beton. Saat kebakaran pada Rabu 22 April lalu, api yang menghanguskan seluruh gedung, tidak merusak isi dalam ruang penyimpanan tersebut.

Pihak bank dan kepolisian sempat kewalahan membuka ruang penyimpanan itu dan memakan waktu selama 13 jam. Jelang Ahad dinihari, ruang penyimpanan berhasil dibuka dan isi dalamnya dalam keadaan baik. “Dokumen dan uang masih utuh seperti aslinya,” ujar Amal.

Setelah dibuka, pihak Bank Aceh disaksikan perwakilan Bank Indonesia, kepolisian langsung memindahkan uang dan dokumen berharga lainnya.

Kebakaran melanda Kantor Pusat Bank Aceh pada Rabu pekan lalu, sekitar pukul 06.00 WIB. Salah seorang petugas Informasi Teknologi (IT) ditemukan meninggal di dalam gedung. Dia diduga terjebak api dalam musibah tersebut. Sejauh ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Sebelumnya, Humas Polda Aceh, Ajun Komisaris Besar Teuku Saladin mengatakan pihaknya tidak mau berspekulasi tentang apa yang menyebabkan terbakarnya Bank Aceh. ”Penyebabnya belum dapat dipastikan, masih menunggu tim Labfor bekerja,” ujar Teuku.

Teuku mengimbau masyarakat dan nasabah untuk bersabar menunggu tim bekerja mengungkap penyebab kebakaran. Diperkirakan akan memakan waktu lama, dikarenakan sebagian bukti-bukti yang ditemukan nantinya harus dibawa ke Laboratorium di Medan untuk identifikasi.| sumber TEMPO.CO

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.