Header Ads

Pasutri Hilang di Bireuen Masih Misteri

acehbaru. com | Bireuen – Hingga hari ke sepuluh sejak dikabarkan hilang setelah pamit berobat pada Sabtu 4 April 2015 sekira jam 18.40 lalu , namun keberadaan Pasangan Suami Isteri ( Pasutri ) masih dibalut misteri, walau sempat diisukan telah ditemukan mayatnya. Rabu 15 April 2015


Sejak kepergian pasutri tersebut, keluarganya terus mengupayakan usaha pencarian keberbagai titik disamping sudah membuat laporan ke Polsek Makmur dan Polres Bireuen untuk mendapatkan mereka yang dianggap telah diculik atau menjadi korban perampokan. Baca juga : Pasangan Suami Istri Di Makmur, Dilaporkan Hilang




[caption id="attachment_21117" align="alignleft" width="276"]Miranza (7) anak pasangan Nazaruddin Zulkifly (31) dan Zulyani (21) yang hilang bersama neneknya Abidah (45)  | Foto Faisal Ali Miranza (7) anak pasangan Nazaruddin Zulkifly (31) dan Zulyani (21) yang hilang bersama neneknya Abidah (45) | Foto Faisal Ali/acehbaru.com[/caption]

Mereka terus masuk keluar hutan belantara untuk mendapatkan sebuah kepastian yang sudah lebih sepekan mendera jiwa keluarga dan anak perempuan semata wayang Miranza (7) yang ditinggal pergi pasutri itu baik di sekitar hutan yang di lalui mereka maupun ketempat lainnya. Baca juga Pasangan Suami Istri Di Makmur, Kabarnya Ditemukan Meninggal


Namun titik terang apa sebenarnya terjadi dengan pasangan ini masih belum terungkap, sejumlah pertanyaan muncul dibenak orang tua dan keluarga mereka juga warga, apa sebenarnya yang terjadi dengan pasangan ini ?


Menurut keterangan yang diperoleh acehbaru.com dikediaman orang tua Nazaruddin ,Jumat 10 April 2015  menyangkut masalah mereka selama ini, sepengetahuannya tidak ada hal yang membuat mereka harus angkat kaki dari rumahnya.


“Mereka tidak ada sangkut paut utang piutang dengan kami juga dengan warga, apalagi cekcok dengan keluarga “. Ujar Zulkifly


Ditambahkan, Nazar yang sehari berprofesi sebagai tukang dan petani ini jarang pergi jauh.“Kalau pulang kerumah terus memarkirkan sepeda motor didalam rumah,  lalu dia berangkat ke kebun untuk kerja, makanya saya heran ketika dia dan isterinya pergi tidak kembali lagi.


Kepergian Nazar dan menantunya hari itu dirasakan aneh oleh ayahnya, setelah menitip anak perempuannya Miranza (7) pada neneknya, tidak seperti biasanya kalau sebelumnya mereka pergi langsung berboncengan saat di depan rumah, tapi kali ini isteri lebih duluan pergi dan dia juga membawa Honda kencang seperti terkesan tergesa-gesa.


Mereka berharap kepada pihak berwajib untuk terus melacak dimana keberadaan mereka, juga bagi masyarakat yang melihat agar segera melaporkan kepada keluarga kami baik ditemukan dalam keadaan hidup atau meninggal “ kami menerima apa yang terjadi dengan mereka, asalkan mereka dapat kami lihat walau hidup atau sudah meninggal “Harap Zulkifly . | SAL |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.