Header Ads

Mantan Ketua MA : Pemeriksaan Mary Jane Tanpa Didampingi Pengacara Kecorobohan Negara

acehbaru.com | Bengkulu - Pemeriksaan Mary Jane setelah ditangkap karena membawa koper berisikan Narkoba tanpa didampingi pengacara dan penterjemah adalah sebuah kecerobohan negara.


Hal itu disampaikan mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan saat saat ditanyakan wartawan soal Mary Jane menurutnya pemeriksaan tanpa pengacara dan penerjemah itu sebuah kesalahan besar. Apalagi proses tersebut menghasilkan putusan maksimum.


"Kita jangan melihat kesalahannya saja, tanpa memperhatikan haknya untuk didampingi pengacara," kata Bagir Manan, saat ditemui di Bengkulu Kamis 30 April 2015


Selanjutnya Bagir Manan mengatakan tidak diperbolehkan ada keraguan, karena dianggap lebih baik membebaskan orang yang bersalah dari pada menghukum orang yang tidak bersalah apalagi dengan hukumam maksimum seperti hukuman mati.


Bagir melihat dalam kasus Mary Jane, banyak pihak menganggap hukuman mati sebuah hukuman yang pantas mengingat kejahatan ini menimbulkan banyak korban menderita, akibat peredaran narkoba yang dilakukannya. Namun bagi Bagir Manan, hukuman yang bernilai efek jera dan berat tidak harus hukuman maksimum seperti hukuman mati.


"Karena jika dilihat dari aspek penderitaan, hukuman seumur hidup jauh mendatangkan lebih banyak penderitaan. Apalagi pada hukuman seumur hidup tidak ada pengurangan hukuman ataupun remisi," katanya kemudian. | Sumber TEMPO.Co|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.