Header Ads

Ditengah Isu ALA dan ABAS, Mahasiswa dan Pemuda Singkil Dukung Aceh

acehbaru.com | Banda Aceh – Ditengah mencuatnya tuntutan pembentukan pemekaran Propinsi ALA dan Abas, Barisan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil-Subulussalam (BMPAS) menghadap Gubernur Aceh untuk menyatakan mendukung tetap dalam Propinsi Aceh. Jumat, 18 April 2015.


Mereka datang membawa spanduk dukungan yang bergambar peta wilayah Aceh dan tulisan ‘Provinsi Aceh Yes, ALA NO…!. Kemudian spanduk tersebut diserahkan kepada Gubernur Aceh.


“Terima kasih atas kunjungan dan atas masukan anak-anak kami dari Singkil dan Subulussalam. Terima kasih juga atas kado istimewanya,” ujar Doto sembari melempar senyum kearah para mahasiswa.


Dua perwakilan mahasiswa masing-masing Jirin dari perwakilan Aceh Singkil dan Al-Qudry mewakili Subulussalam.menyampaikan dua sikap dan tiga permohonan. Dua sikap masing-masing :


1. Mendukung Pemerintah Aceh dan menolak keras pembentukan Provinsi ALA yang melibatkan kab Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.
2. Mendukung penuh Pemerintahan Aceh dalam mempejuangkan turunan UUPA, untuk Aceh yang bersatu, makmur dan sejahtera.
Sementara 3 lainnya, berisikan permohonan :


1. Memohon kepada Gubernur Aceh agar meningkatkan pembangunan dan Sumber daya Manusia dengan membangun proyek monumental di bidang Pendidikan, kesehatan, dan Industri di Aceh Singkil dan Subulussalam.
2. Memohon kepada Gubernur Aceh untuk dapat memperjuangkan agar kantor BPN Kota Subulussalam dapat berdiri sendiri sehingga tidak tunduk lagi ke BPN Aceh Singkil.
3. Memohon kepada Gubernur Aceh untuk mengevaluasi dan tidak lagi mengeluarkan izin-izin HGU dan Pertambangan di Aceh Singkil dan Subulussalam


Menanggapi lima rekomendasi dari para mahasiswa Gubernur menjelaskan, saat ini Pemerintah Aceh sangat fokus untuk membangun infrastruktur dalam segala bidang diseluruh wilayah Aceh, termassuk Aceh Singkil dan Subulussalam.


“Untuk itu kami meminta masyarakat untuk bersabar karena kita ketahui bersama, bahwa prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Proses pembangunan masih terus berjalan,” ujar Zaini. | RILIS|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.