Header Ads

Udin Bersenjata Namanya Din Minimi, Din Lain Ketiban Getahnya di Nisam Antara


Udin Udin, namamu norak tapi beken, Udin Udin, walaupun norak banyak yang suka. Kata orang sich Udin nama kampungan, namun banyak yang bernama Udin sudah terkenal.


Nama Udin sering mendunia, disamping Udin teroris yang merupakan Udin paling populer karena namanya itu Nurdin M Top. Meskipun telah diakhiri oleh Udin terakhir, yaitu Akhiruddin, tapiii, ada tapinya ini, ada lagi Udin yang membuat heboh se-Dunia.


Kali ini giliran Udin bersenjata, namanya Din Minimi, namanya sangat amat lengkapnya itu, Nurdin bin Ismail Amat asal Kuta Binje Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.


Din Minimi muncul diberbagai media bersama senjata laras panjang miliknya. Tidak berhenti disitu, Udin Minimi mengatakan dirinya adalah pencari keadilan kepada pemimpinnya yang sudah berlaku tidak adil atas rekan-rekan seperjuangan yang ditinggalkan dipedalaman  dengan perut lapar.


Kemudian giliran Panglima Muda Wilayah Pasee bernama Makmudsyah alias Ayahmud (45) diberitakan diculik didalam rumahnya, Minggu, 22 Maret 2015, pukul 19:30 Wib. Hal tersebut dibenarkan oleh Udin Panas yaitu Safaruddin, Direktur YARA yang mengaku sebagai klain Udin bersenjata itu membenarkan kalo Udin Minimi yang menjemputnya.


Nama Udin ini terus melambung setelah kejadian menghilangnya dua intel Kodim 0103 Aceh Utara di Dusun Alue Mbang Gampoeng Alue Papeun Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, hingga menjadi mayat.


Sehingga Udin atau Din Din lain dikampung-kampung di Nisam Antara ikut diringkus Polisi. Udin Simpang Rambong Kecamatan Nisam Antara Misalnya, dia dikabarkan oleh masyarakat Alue Ie Mudek Gampoeng Teupin Reusep Kecamatan Sawang, Aceh Utara, ikut diambil dalam operasi pengejaran pelaku penculikan yang menyebabkan almarhumnya kedua intel Kodim yang sedang menelusuri jejak Udin bersenjata.


Udi Simpang Rambong ditangkap pagi hari ketika menuju kebunnya menggunakan sepeda motor. Setelah Udin ini ditangkap motornya juga ikut diboyong entah kemana.


Keluarga Udin benar-benar risau, sanak familinya lega setelah 24 jam lebih ditahan baru dikabarkan Tgk Din di kantor Polres Lhokseumawe. "iya tadi dikabarkan Kepala Desa Tgk Din di Polres, nanti siang saya pergi disuruh antar baju" kata Keluarga Korban yang ditahan tanpa surat perintah itu.


Meskipun demikian, dugaan bahwa pelaku penghilangan yang berujung pada almarhumnya dua intel Kodim itu adalah Udin bersenjata?, "Kita tidak boleh diduga-duga (justivikasi) karena terdeteksi beberapa kelompok bersenjata disana", begitu kata Kolonel Daniel.


Tidak sampai disitu, sumber acehbaru.com dipedalaman Aceh Utara juga mengatakan kalau yang ditangkap untuk dimintai keterangan keberadaan kelompok bersenjata pasca menghilangnya kedua intel Kodim juga berimbas kepada beberapa orang lainnya yang nama mereka itu tidak ada berhubungan dengan nama Udin.


Mereka juga dikatakan ketiban getahnya, sehingga harus "jalan-jalan" dilokasi penyisiran yang dianggap tempat persembunyian Udin bersenjata yang namanya Din Minimi. | ISB |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.