Header Ads

Sidang Perdana Praperadilan Polres Langsa di Gelar

acehbaru.com | Langsa- Sidang permohonan praperadilan terhadap Polres Langsa yang diajukan Fatimah Binti Juned (44) warga Desa Baroh Langsa Lama, Kec, Langsa Lama dimulai hari ini. Senin, 30 Maret 2015. Praperadilan yang dikuasakan kepada LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe terkait penghentian penyidikan atas meninggalnya suaminya Abu Bakar akibat tersengat kabel listrik PLN. BACA JUGA :LBH Banda Aceh Praperadilan Polres Langsa


M. Reza Maulana, SH salah satu kuasa hukum Fatimah mengatakan dalam sidang permohonan yang berlangsung pukul 09:30 Wib di Pengadilan Negeri langsa, pihaknya menganggap keputusan Polres Langsa menghentikan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa suami Fatimah yang tersengat kabel listrik milik PLN Langsa saat memetik buah Sukun dirumahnya. BACA JUGA : Warga Tewas Kesetrum Listrik, PLN Cabang Langsa Digugat


Kasus yang sejatinya sudah masuk dalam penilaian Kejaksaan Negeri Langsa, namun 24 Februari 2015 polisi mengeluarkan surat penghenttian Penyidikan terhadap kasus tersebut. Alasan penhentian tersebut, pertama dianggap tidak cukup unsure dan kedua barang bukti yang belum cukup untukk ditindaklanjuti kasus itu, dan sesuai undang-undang penyidik. BACA JUGA :Ini Alasan Fatimah Gugat PLN Cabang Langsa  


“Kita melihat penghentian itu telah menyebabkan kerugian materil dan inmateril bagi Fatimah,17 bulan tidak ada kepastian hukum, dan ada ejekan lagi bahwa Abu Bakar meninggal karena kesalahan sendiri, ” Ujar M. Reza.


Kata Reza, pihaknya memohon kepada majelis dapat mengabulan segala permohonan salah satunya memberikan keputusan yang menyatakan termohon melenggar pasal 77 KUHAP karena menghentikan perkara secara tidak sah. Dan 5 harapan yang lain termasuk membebankan biaya kerugian material kepada termohon.


Sementara termohon dalam hal ini Polres Langsa langsung menjawab segala permintaan pemohon dalam hal LBH Lhokseumawe dan memohon kepada hakim Muhammad Thaher yang yang memimpin sidang permohonan, Senin 30 Maret 2015 salah satunya untuk menolak seluruh dalil yang diajukan LBH Lhokseumawe. Sidang lanjutan akan berlangsung pada hari ini, Selasa 31 Maret 2015.


Sidang perdana praperadilan yang diajukman LBH Lhokseumawe terlihat sejumlah mahasiswa dan masyarakat memenuhi ruang sidang untuk memberi Support kepada Fatimah Fatimah Binti Juned (44) yang sedang mencari keadilan atas kematian suaminya yang diduga akibat kelalaian PLN pada 2013 silam. |IRV|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.