Header Ads

Muzakkir Dijemput Polisi, 20 Jam Belum Kembali ?

acehbaru.com | Lhokseumawe – Ekses penculikan yang diduga dilakukan oleh sipil bersenjata hingga berujung pada almarhumnya dua anggota Kodim 0103 Aceh Utara. Ternyata kejadian tersebut berimbas pada Muzakkir (41) suami Cut Husna Hayati (31) warga Gampong Paya Teungoh Kecamatan Simpang Keuramat.  Dia  dijemput Anggota Resmob Polres Lhokseumawe.


Menurut keterangan dari beberapa warga, kejadian tersebut sekitar pukul 01.00 Wib dinihari, 2 unit mobil jenis Toyota Avanza yang ditumpangi personil Polres Lhokseumawe mendatangi keudai Bang Johan di Desa Paya Leupah Kecamatan Simpang Kramat. Muzakir (41) yang sedang duduk bersama warga lainnya didatangi personil Polres.


Dengan santun polisi mengajak Muzakkir kekantor untuk keperluan pemeriksaan terkait kasus penculikan dua aparat TNI dari salah satu unit Kodim Aceh Utara. Beberapa warga yang sedang berada di warung sempat menanyakan soal penjemputan tersebut. Namun karena ada yang jamin penjemputan tanpa ditunjukkan surat perintah tersebut, di maklumi oleh warga.


"Boleh-boleh bawa saja, yang penting jangan sampai orang ini hilang. Karena Budi anggota Resmob Polres Lhokseumawe saya kenal dan diapun menjamin bahkan besok (Selasa, 24 Maret 2015) katanya bisa ditemui di Polres, maka kami restui dibawa, tapi sampai sekarang belum diketahui keberadaannya,” Ujar seorang kerabat korban


Kerabat korban juga menambahkan juga menambahkan saat itu polisi dari Polres Lhokseumawe juga meyakinkan mereka untuk dapat dibawa, dengan mengatakan bahwa dalam mobil mereka juga ikut serta Kepala Satuan Reserse Mobil (Resmob)


Karena khawatir tentang keberadaan sang suami tercinta, Cut Husnahayati akhirnya mengadukan penjemputan suaminya ke Kantor LBH Pos Lhokseumawe.


Jefrie Maulana, SH pengacara dari LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe mengatakan berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh istri pelapor,  penjemputan model seperti itu tanpa disertai surat perintah penjemputan bertentangan pasal  18 ayat 1 dan 3 KUHAP


"Kami melihat istrinya sangat khawatir,  kemudian mendatangi Polres setempat untuk memastikan keberadaan korban. Sampai disana ternyata polisi mengatakan tidak ada penangkapan pada malam itu, kami terkejut juga," Ujar Jefrie Maulana, SH


Lalu, pihak LBH Pos Lhokseumawe mencoba melakukan upaya pelaporan orang hilang ke Mapolres.


“Kami mengambil langkah alternatif untuk membuat laporan orang hilang, namun pihak Polres tidak menerima pengaduan tersebut dengan alasan belum 1x 24 jam,” Ujar kuasa hukum korban kepada acehbaru.com.


Polsek Simpang Keuramat, Ramli yang ditanyai acehbaru.com membenarkan penjemputan tersebut berdasarkan laporan bawahan.


Informasi terakhir yang diterima redaksi acehbaru.com, hingga pukul 23:00 wib, Muzakkir yang dijemput pak polisi dari kesatuan resmob belum diketahui keberadaanya|ISB |HER|

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.