Header Ads

Kapolsek Makmur Ajak Siswa Jauhi Narkoba

acehbaru.com | Bireuen –  Narkoba luar biasa merambah dan masuk ke Aceh sekarang ini, Negara kita menginginkan generasi yang tidak rusak pikiran gara-gara narkoba agar nantinya menjadi generasi pengganti yang sehat dengan demikian apa yang kita cita – citakan akan tercapai seperti mau jadi bapak guru dan ibuk guru bisa terlaksana tanpa terpengaruh dengannya.


"Mari kita jauhi barang haram itu, “ Demikian ajakan Kapolsek Makmur Ipda. Rahmad, SH kepada siswa saat menjadi Pembina upacara pada apel hari, Senin 9 Maret 2015 di MTsN Ulee Gle Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen .


Sambil berdialog dengan siswa Ipda Rahmad, SH menjelaskan lebih jauh tentang pengaruh narkoba di Aceh sekarang ini cukup memprihatinkan dan patut diwaspadai terutama di kabupaten Bireuen, banyak generasi muda terlibat dengan transaksi sabu-sabu , “Kalau dulu Abri masuk desa, sekarang sabu masuk desa “, ujarnya


Saya pernah berjumpa dengan seorang ibuk guru yang menceritakan kondisi anaknya yang luar biasa cerdas ketika dia masih belajar ditingkat MIN sampai MTsN anaknya selalu meraih rangking pertama namun saat anak itu masuk ke jenjang SMA dia sudah mulai terpengaruh dengan narkoba sehingga prestasinya turun drastis malah tidak mendapat ranking lagi , makanya kita harus menjaga diri dengan filter setiap pengaruh tersebut yang akibatnya bisa merusak perstasi, merusak agama bahkan menghancurkan keluarga. Kisahnya


Disamping menjelaskan tentang narkoba, kapolsek jua mengajak siswa untuk selalu disiplin, berakhlak mulia juga mengajak para guru untuk mendidik siswa dengan setulus hati , guru harus mendidik dengan bahasa mulut bukan dengan bahasa tangan “ kalau tangan yang bertindak maka kapolsek akan kerepotan karena banyaknya laporan dari para siswa dan akhirnya guru bisa berurusan dengan hukum pidana” kata Ipda.Rahmad


Oleh karena kapolsek makmur berpesan kepada para guru dalam mendidik siswa selalu mengedapankan langkah lemah lembut, mengingatkan siswa tentang kenikmatan surga dan siksa neraka dan berharap kepada guru jangan pernah bosan member perhatian dan mengingatkan para siswa tentang bahaya narkoba. Harapnya


Kepala MTsN Ulee Gle Ziauddin S.Ag yang dikonfirmasi menjelaskan kehadiran kapolsek sebagai Pembina pada hari senin merupakan program sekolah untuk memberikan nuansa baru bagi para siswa yang selama ini hanya mendapatkan nasehat dari para dewan guru .


“Untuk tindak lanjut kita akan menghadirkan unsur lain seperti puskesmas bisa menyampaikan tentang kesehatan, camat tentang pemerintahan, ulama tentang pendangkalan aqidah, Kua seputar pernikahan dini sehingga siswa kita harapkan lebih peka dengan pengetahuan lainnya “. Harap Ziauddin S.Ag. | LIA|


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.