Header Ads

Ini Kata Abu Paloh Gadeng Soal AU-DEC

acehbaru.com | Lhokseumawe - Menanggapi isu kehadiran lembaga Aceh Utara Development Committe (AU-DEC) yang dianggap meresahkan warga karena diduga ada penyesatan agama, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut. Selasa, 17 Maret 2015

Ketua MPU Aceh Utara, Tgk H Mustafa Ahmad yang karib disapa Abu Paloh Gadeng, Senin 16 Maret 2015 di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan vonis bahwa lembaga tersebut sesat dalam hal agama, namun isu ini masih dikaji dan dipelajari lebih dalam.

“Selama ini memang benar masyarakat resah dengan munculnya lembaga itu, dan itu urusannya badan keamanan,” Katanya.

Abu menambahkan, pihaknya hanya melakukan fatwa bila nantinya lembaga itu benar terbukti mengarah pada kesesatan, karena hingga kini pihaknya juga belum tau persis apa visi dan misi lembaga AU-DEC.

Lebih lanjut Abu mengatakan, selama ini hanya mendengar keresahan dari masyarakat bahwa lembaga itu sesat dalam hal agama. Selain itu, masih menurut Abu, kemunculan AU-DEC sebenarnya juga patut dipertanyakan khususnya mengenai anggaran dari siapa dan sumber anggaran dari mana.

“Sebenarnya patut kita pertanyakan juga kalau AU-DEC itu didanai oleh siapa, dan darimana mereka peroleh dana. Karena isu yang kita dengar AU-DEC memberikan gaji pokok yang sangat besar kepada setiap anggotanya,” tegas Abu.

Seperti diketahui, keresahan masyarakat terkait lembaga itu kian meningkat pasca penembakan kantor AU-DEC di Desa Ulee Madon, Kec. Muara Batu, kabupaten setempat, Minggu, 15 Maret 2015 sekira pukul 20.30 WIB, oleh orang yang belum teridentifikasi. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.