Header Ads

GPK Dalam Pengkaderan Contohi Teladan Rasulullah

acehbaru.com | Aceh Utara - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Aceh Utara memprioritaskan sosok tauladan yang dimiliki Nabi Muhammad SAW dalam melakukan pengkaderan.Hal tersebut disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah Aceh Utara, Mustafa Kamal dalam siaran pers yang diterima acehbaru.com, Minggu 23 Maret 2015.


Menurutnya, pembangunan di bidang apapun tidak akan berhasil apabila sumber daya manusianya tidak memiliki karakter Rasulullah SAW tersebut, yakni jujur, tablig, amanah dan fatonah.


"Dengan jujur maka orang berani mengatakan yang benar. Kalau seseorang itu jujur dan berani mengatakan yang benar, maka barulah diberikan amanah yang sifatnya tidak diminta namun diberikan ketika kita sudah bersikap jujur,” tuturnya.


Namun kedua sifat ini, lanjut Mustafa, tidak cukup kecuali harus dilengkapi sifat fatonah. “Sifat fatonah ini seperti rembulan yang menyinari malam yang gelap. Fatonah ini adalah sikap untuk terus belajar menimba ilmu, karena itulah faktor untuk memerangi kebodohan,” katanya.


Mustafa menyebutkan, kini 23 calon Pimpinan Cabang GPK di tingkat kecamatan telah resmi mengambil mandat pembentukan pengurus dan pengukuhannya akan dilaksanakan usai pengurusan izin oprasional Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Aceh Utara,.


Lebih jelas ia mengatakan, GPK yang berdiri sejak 29 Maret 1982 sebagai buah perjuangan yang gigih dari para eksponen generasi muda. GPK terus melakukan revitalisasi dan konsolidasi guna merekatkan hubungan ukhuwah Islamiyah serta memantapkan akidah dan syari’ah islamiyah dalam gerak dan langkahnya membangun demokrasi di Indonesia. Sehingga GPK di masa mendatang sebagai organisasi tidak akan pernah berhenti dalam kiprah dan perjuangannya.


GPK Aceh Utara dan Seluruh Pimpinan GPK di seluruh kecamatan di dalam Kabupaten Aceh Utara, masih Mustafa, dibentuk untuk membantu dan mendukung program pmerintah dalam rangka menegakkan amar makruf nahi mungkar di tengah umat.


"Kader GPK juga harus tampil beda dan berani untuk menjadi yang pertama. Sikap ini yang harus dimiliki oleh seluruh kader GPK agar dapat membangun dirinya sendiri dan masyarakatnya," paparnya.


Untuk itu, ia meminta setiap pengurus GPK di seluruh Kecamatan yang akan dibentuk nantinya wajib memiliki empat sifat tersebut, sebab GPK Aceh Utara merupakan garda terdepan dalam membangun karakter masyarakat.


Dan ini merupakan keinginan dari GPK Aceh Utara selaku organisasi kepemudaan yang bertujuan mengarahkan segenap potensi sumber daya manusia generasi muda islam bangsa Indonesia untuk menjadi insan yang berilmu, cerdas, unggul, demokratis, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.


Mustafa berharap GPK bisa bermanfaat di masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui apa saja kegiatan GPK tersebut. Pengurus GPK harus menjadi inspirator bagi masyakarat. Harus memiliki karakter keteladanan atau panutan.


"Karakter itu juga merupakan proses internalisasi etika dan moral membentuk perilaku positif dan inilah yang diperlukan oleh masyarakat kita untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan,” tutup Mustafa. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.