Header Ads

Delegasi Makmur Gagal Hadiri Pra Musrenbang

Bireuen | acehbaru.com - Enam utusan dari Kecamatan Makmur yang mewakili masyarakat untuk mengikuti Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang diadakan di Aula Kantor Bapeda Bireuen selama dua hari 10-11 Maret 2015 terpaksa absen pada hari kedua, pasalnya transportasi yang mengantarkan mereka tidak di akomodir oleh pihak pemerintah Kecamatan sehingga mereka gagal hadir untuk mengawal dan memperjuangkan program prioritas warga Makmur. Sabtu 14 Maret 2014


Menurut keterangan yang berhasil dihimpun acehbaru.com Pada hari pertama Musrenbang, Selasa 10 Maret 2015 ke enam utusan Makmur terdiri dari unsur perempuan 1 0rang, unsur pemerintahan 1 orang dan empat lagi tokoh masyarakat ( tomas ) semua bisa menghadiri acara tersebut, namun pada hari kedua, Rabu 11 Maret 2015 pra- musrenbang mereka mendapat kendala untuk hadir ke ruangan pertemuan padahal mereka sudah siap untuk berangkat.


Rasa kecewa terpanjar dari wajah mereka karena merasa usulan prioritas pembangunan yang patut diperjuangkan dalam pra-musrenbang adalah kebutuhan masyarakat Makmur tidak bisa terkawal sampai akhir, padahal Keberangkatan mereka untuk mengikuti pra Musrenbang ke tingkat kabupaten bukanlah membawa kepentingan pribadi tapi karena hanya persoalan sepele akhirnya pupus ditengah jalan.


”Jadi sangat pantas kalau segala kebutuhan mereka di tanggung pihak kecamatan,” Ungkap Rais salah seorang warga


Menurut sebuah sumber Pada tahun sebelumnya 2014 delegasi Kecamatan Makmur mengikuti Pra Musrenbang kabupaten tanpa di fasilitasi mereka mengunakan kenderaan pribadi. “ Thon yang dilikotnyo tajak keudro, tawo keudro Honda dro lom “, ujar warga


Namun pada tahun ini Sebenarnya mereka bukan tidak mau memakai kenderaan pribadi, tapi karena sudah ada kesepakatan ketika musrenbang kecamatan beberapa waktu lalu “ bahwa harus memfasilitasi kebutuhan utusan makmur pada saat mengikuti Musrenbang tingkat kabupaten , namun apa yang terjadi hari ini adalah nihil belaka kesannya pemerintah kurang peduli dan menganggap pra musrenbang tidak penting ?


Tokoh Pemuda Makmur Nazaruddin, sangat menyesalkan kejadian ini, dengan tidak hadirnya utusan pada hari ke dua Pra Musrenbang akan berdampak pada lolosnya usulan prioritas pembangunan makmur karena tidak ada yang mengawal.


“Saya khawatir program usulan utama kita di makmur gagal dengan tidak hadirnya mereka, dan jika itu terbukti pada saat musrenbang kabupaten nanti maka camat harus bertanggung jawab,”Katanya


Ditambahkan, jauh-jauh hari banyak terjadi kejanggalan proses Musrenbang di Kecamatan Makmur ini, diantaranya pertama Juknis pelaksanaan Desa tidak disampaikan kepada Keuchik, kemudian pra-Musrenbang tidak dilakukan di Kecamatan,selanjutnya rekap usulan Musrenbangdes tidak ada pada saat musrenbang Kecamatan lalu Out Put Musrenbang amburadul “ Seharusnya delegasi terpilih pada musrenbang, bukan pada kesempatan lain di tunjuk “ ujar Nazar


Dia berharap kepada Bupati Bireuen untuk mengevaluasi terhadap kinerja pemerintahan Kecamatan yang kurang respon dengan kegiatan Peumakmu nanggroe, karena dengan tidak adanya keterwakilan Makmur pada pra-Musrenbang akan berdampak negatif pada pembangunan masyarakat kedepan. Harapnya. | LIA | Ais |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.