Header Ads

22 Perusahaan Izin Tambang Dicabut Pemerintah Aceh

acehbaru.com | Banda Aceh- Sedikitnya 22 perusahaan yang selama ini memiliki izin tambang dalam wilayah Propinsi Aceh dicabut izin. Pencabutan tersebut terkait moratorium tambang yang diberlakukan Gubernur Aceh dan perusahaan yang tidak aktif dan tidak memberikan pendapatan untuk Aceh. Rabu 11 Maret 2015


Diberitakan acehkita.com, pencabutan izin yang dilakukan pemerintah Aceh tersebut berlaku di seluruh Aceh. Kepala Dinas dan Energi Said Ikhsan menyebutkan, perusahaan yang kini masih mengantongi izin tambang sebanyak 116, dari sebelumnya sebelum diberlakukan moratorium sebanyak 138 izin usaha pertambangan.

“Kami yakin Pemerintah Kab/Kota akan terus mencabut perusahaan-perusahaan yang tidak aktif dan tidak memberikan pendapatan untuk daerah, kami menargetkan kedepan ada tinggal 80 IUP saja,” tambah Said Ikhsan.

Untuk itu, Dinas Pertambangan dan Enegeri Aceh juga memberikan koreksi perusahaan mana yang harus dicabut izinnya. “Apabila tidak dicabut, kami akan mempertanyakan pada mereka (daerah),” sebut Said.


Sementara itu, Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani mengharapkan kepada seluruh dinas teknis yang terlibat dalam Instruksi Gubernur ini untuk serius untuk menjalankan kewajiban atau kerjanya masing-masing.
“Kami juga akan ikut mengawal sejauhmana SKPA yang masuk dalam Instruksi Gubernur ini bekerja, kalau memang tidak bekerja, Gubernur Aceh wajib menegur SKPA tersebut,” harap Askhalani

Askhalani juga mengatakan moratorium tambang patut didukung. Instruksi ini akan lebih mudah dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di sektor pertambangan.

“Artinya selama ini banyak tambang yang tidak memberikan manfaat kepada pemerintah, ini kemudian yang harus lebih dalam disorot oleh Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Kab/kota. Sehingga terciptalah tata kelola pertambangan yang lebih baik di Aceh,” tegas Askhalani.

Dinas Pertambangan dan Energi merilis daftar 22 perusahaan yang izin usaha pertambangannya telah dicabut pemerintah. Berikut daftarnya:

1. PT. Glee Rinder Pratama (Pasir Besi – Pidie)
2. PT. Amrith Permata Prima (Bijih Besi – Aceh Jaya)
3. PT. Sharan Sumber Makmur (Bijih Besi – Aceh Jaya)
4. PT. Prema Kencana Mitra Sejahtera ( Batubara – Aceh Jaya)
5. PT. Berjaya Mineral Kencana ( Barubara – Aceh Jaya)
6. PT. Baramulia Energi (Batubara – Aceh Jaya)
7. PT. Potensi Bumi Energi ( Antimoni – Aceh Jaya)
8. PT. Surya Tambang Perkasa ( Mangan – Aceh Jaya)
9. PT. Aceh Tuwan Sinarawi ( Batubara – Aceh Barat)
10. PT. Makmur Inti Tambang (Batubara – Aceh Barat)
11. PT. Makmur Inti Bersaudara (Batubara – Aceh Barat)
12. PT. Mountas Inti Tambang (Batubara – Aceh Barat)
13. PT. Tambang Emas Cemerlang (Emas – Nagan Raya)
14. PT. Kencana Murni Sarana (Emas – Nagan Raya)
15. PT. Anugerah Senimardani (Emas (Placer) – Nagan Raya)
16. Koperasi Cempala Sakti (Emas (Placer) – Nagan Raya
17. PT. Aceh Mining Lestari (Batubara – Nagan Raya)
18. PT. Aceh Mineral Gemilang (Batubara – Nagan Raya)
19. PT. Commerce Ventural Coal (Batubara – Nagan Raya)
20. PT. Rimbaka Mining Makmur (Batubara – Nagan Raya)
21. PT. Anti Unggul Mineral (Batubara – Nagan Raya)
22. PT. Rimbaka Mining Makmur (Biji Besi – Subulussalam). []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.