Header Ads

Ruang Belajar Dipakai untuk Kantor, Siswa MIS Cot Patisah Belajar di Tempat Parkir

acehbaru.com | Aceh Utara – Sebanyak 19 dari total 142 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cot Patisah, Kec. Seunuddon, Aceh Utara sejak 2013 hingga saat ini terpaksa belajar di ruang bekas tempat parkir yang hanya berukuran 3x6 meter persegi.  Jumat, 20 Februari 2015.


Kepala Sekolah MIS Cot Patisah M Yusuf Spd kepada acehbaru.com di ruang kerjanya mengatakan, hal tersebut terjadi disebabkan belum cukup ruang di sekolah itu, sehingga pihaknya mengambil inisiatif memanfaatkan 1 ruang dari total 7 ruang untuk kantor para guru dan sebagai tempat penyimpanan arsip. “Sebenarnya ruang guru memang tidak ada. Tapi kan banyak arsip dan para guru yang tidak mungkin kita suruh duduk di luar, nggak enak juga nanti dilihat,” katanya.


Meski hal tersebut diakui M Yusuf penempatan sejumlah siswa tersebut merupakan darurat, namun hal tersebut tidak berpengaruh pada proses belajar mengajar, siswa-siswi tetap semangat.


“Keluhannya ya saat belajar menjelang siang atau jam-jam terakhir, kan atap dekat, tanpa plafon. Memang panas, memang tempat parkir, jadi dindingnya tidak kita tutup sepenuhnya dengan tripleks, agar udara bisa masuk,” katanya.


M Yusuf menambahkan MIS Cot Patisah tersebut juga memerlukan ruang perpustakaan, sehingga diharapkan tak ada lagi buku-buku yang harus berserakan di ruang kantor yang saat ini digunakan.


Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan proposal kepada Departemen Agama pada 2014 lalu terkait masalah tersebut,  namun anggaran untuk pembangunan  ruangan tersebut belum dikucurkan. “Ya mungkin belum rezeki,” tandas M Yusuf.


Sementara itu, Komite Sekolah, Tgk Muhammad di tempat terpisah menuturkan, ruang belajar tersebut diakuinya tidak layak untuk digunakan sebagai tempat proses belajar mengajar.


Ia juga mengatakan, beberapa waktu lalu memang sudah ada tanda-tanda akan dibangun lagi ruangan di sekolah itu. “Sudah, menurut informasi memang sudah ada. Tapi kemudian dipending. Ya saya nggak paham juga ya kenapa,” kata dia.


“Ada konsultan yang datang hari itu memotret. Lantaran ada kuburan di situ, jd tidak cocok. Pokoknya sekarang pembangunan ruang itu dipending. Entah gimana kelanjutannya? saya tidak paham,” papar Tgk Muhammad.


Dikatakan, warga di seputar sekolah tersebut sangat berharap secepatnya ruang tersebut segera dibangun agar sejumlah siswa-siswi di sekolah itu tak lagi belajar di tempat parkir. | AMI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.