Header Ads

Wakil Ketua KPK Resmi Ditahan Polisi

acehbaru.com | Jakarta - Keterangan Wakapolri Komjen Badroddin Haiti yang mengatakan Wakil KPK Bambang Widjojanto akan dilepas malam ini ternyata tidak benar. Sebuah keterangan dari tim kuasa hukum Bambang  Widjojanto menyebutkan bahwa Wakil Ketua  KPK itu resmi ditahan.  "Iya resmi ditahan. Kami masih teken berita acara pemeriksaan tapi Bambang menolak," kata Usman sebagaimana dilansir TEMPO.CO pukul 23.16 Wib

Wakil Ketua KPK ditangkap oleh Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri sejak pagi tadi, Jumat, 23 Januari 2015. Meski ditangkap sejak pagi, Bambang baru diperiksa oleh polisi setelah menunggu selama delapan jam.

Menurut ketua tim kuasa hukum Bambang, Nursyahbani Katjasungkana, Bambang menolak penetapan statusnya sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Itu sebabnya ia menolak makanan yang diberikan oleh polisi.

Wakil Kepala Polri yang juga Pelaksana Tugas Kapolri, Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, sebelumnya menjamin Bambang tidak akan ditahan malam ini. Bambang bisa pulang ke rumahnya.

"Ada kesepakatan dengan pimpinan KPK bahwa setelah Bambang selesai diperiksa, penyidik tidak melakukan penahanan," kata Badrodin di Istana Bogor, Jumat, 23 Januari 2015. Badrodin juga menampik munculnya isu "Cicak vs Buaya" jilid 2.

Pagi tadi, penyidik Bareskrim Mabes Polri menangkap Bambang seusai mengantar anak perempuannya sekolah di kawasan Cimanggis Depok. Polisi menguntit sejak pukul 06.30 WIB dan menangkap Bambang sejam kemudian. Sebelum membawa Bambang ke Mabes Polri, penyidik menunjukkan surat tugas dan penangkapan.

Penangkapan ini terkait laporan pengaduan dari Sugianto Sabran, politikus PDI Perjuangan bernomor LP/67/I/2015 pada 19 Januari 2015. Ia mengadukan Bambang dan kawan-kawan karena menurutnya Bambang menyuruh saksi Ratna Mutiara memberikan keterangan palsu di bawah sumpah saat persidangan Mahkamah Konstitusi pada 2010.

Saat itu, pemilihan bupati Kotawaringin Barat diikuti dua pasangan calon yaitu Ujang Iskandar-Bambang Purwanto, dan Sugianto Sabran-Eko Soemarmo. Duet Sugianto dan Eko menang dalam pemilihan. Kemudian, duet Ujang dan Bambang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Bambang menjadi kuasa hukum Ujang Iskandar. Polisi belum memastikan keterlibatan Bambang dalam kasus ini. Bambang masih menjalani pemeriksaan malam ini. | LIA|



 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.