Header Ads

Meski Dilarang MPU, Tahun Baru Tetap Dirayakan Meriah di Lhokseumawe



acehbaru.com | Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe seperti tidak sinergi dengan jajarannya. Pasalnya, walaupun telah mendapatkan larangan keras dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) kota setempat, sebagian warga yang didominasi kaula muda tetap saja merayakan tahun baru 2015 di Kota Lhokseumawe, Kamis, 1 Januari 2015, pukul 00.00 WIB.


Ribuan warga tumpah ruah di sejumlah ruas jalan hingga mengakibatkan lalu lintas padat merayap, seperti di Jl Merdeka. Suara bising letusan kembang api menebar luas di langit-langit kota petro dolar tersebut. Sama hal juga dengan suara petasan dan terompet yang terdengar bising.


Sedangkan personil kepoliasian tampak mengamankan lalu lintas dengan mengarahkan pengguna jalan ke jalan-jalan alternatif. Pengamanan di antaranya dilakukan seperti di Simpang Empat dan di depan Majid Agung Islamic Center.


Di sisi lain, Front Pembela Islam (FPI) tampak mengitari sejumlah jalan di kota ini dengan menggunakan mobil pick-up. Mereka melantunkan shalawat seperti berupaya menyadarkan bahwa perayaan tahun baru masehi bukanlah budaya kaum muslimin.


MPU kota setempat sebelumnya mengimbau untuk tidak merayakan malam pergantian tahun karena dikhawatirkan akan terjadi kemaksiatan, seperti mesum atau pesta miras (minuman keras). Namun, hal ini tetap saja tak didindahkan oleh warga setempat.


Akibat tak mendengar imbauan itu, sekira pukul 01.00 WIB sejumlah kaula muda kedapatan mengkonsumsi miras di kawasan KP3. Mereka akhirnya ditangkap dan digiring ke kantor Satpol PP dan WH kota stempat untuk proses lebih lanjut. | AMI |






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.