Header Ads

Berhasil Tangani Malaria, 12 Daerah di Aceh Terima Penghargaan

acehbaru.com | Banda Aceh - Sosialisasi endemik malaria yang sistematis dan langkah koordinasi terpadu lintas wilayah membawa hasil yang sangat membanggakan. Hasilnya, 12 kabupaten/kota di Aceh mendapat penghargaan bidang kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI atas keberhasilannya dalam pengendalian penyakit menular itu. Gubernur Zaini Abdullah menyampaikan apresiasi atas kerja keras para bupati/walikota serta seluruh jajarannya, yang telah berhasil memberantas penyakit Malaria.



[caption id="attachment_19189" align="alignright" width="508"]Pemerintah Berikan penghargaan kesehatan Gubernur Aceh Zaini Abdullah[/caption]

“Sebagaimana yang disampaikan Kementerian Kesehatan RI kepada saya, bahwa langkah pencegahan penyakit malaria di Aceh cukup berhasil,”ujar Gubernur Zaini Abdullah, di Meuligoe Aceh, Kamis 22 Januari 2014.



Gubernur mengatakan, ada 12 kabupaten/kota di Aceh yang telah berhasil memerangi penyakit malaria. Dua di antaranya, yaitu Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemerintah Kota Sabang telah menerima penghargaan tersebut dari Menteri Kesehatan di Jakarta beberapa waktu yang lalu.



“Selanjutnya 10 kabupaten/kota yang meraih prestasi serupa, akan menerima penghargaan yang sama yang dititipkan Menteri Kesehatan kepada saya,” pungkas Zaini Abdullah, disela-sela penyerahan penghargaan, yang turut disaksikan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.



Ke- 10 wilayah itu adalah Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kota Lhoksemawe, Kota Langsa, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Utara dan Kota Subulussalam. Hari ini, penghargaan diserahkan secara simbolis untuk 5 kabupaten.



Sisanya akan diserahkan besok, sekaligus digelar pertemuan lanjutan membahas pelayanan RS rujukan regional Aceh dengan para Bupati dan Walikota.



Kepada wilayah yang belum berhasil, diharapkan segera mencanangkan program yang sama, sehingga penyebaran penyakit malaria di Aceh bisa dihentikan. “Kita berharap pada 2017, seluruh wilayah Aceh terbebas dari penyakit malaria,” tukas
Gubernur, sembari menyeru dinas terkait untuk terus mensosialisasikan hidup bersih dan secara bersama-sama menjaga serta merawat lingkungannya.



Dalam kesempatan itu, Gubernur Zaini turut memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Global Fund yang telah membantu penyediaan anggaran untuk pemberantasan penyakit Malaria seluruh kab/kota sejak tahun 2015 hingga tahun 2017. “Juga kepada UNICEF, yang turut membantu pendanaan dalam upaya Eliminasi Malaria di Aceh sejak tahun 2005 sampai 2015,”tutup Doto Zaini. []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.