Header Ads

Tertangkap Bawa SS, Ketua KIP Aceh Timur Mengaku Dijebak

acehbaru.com – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur, Ismail SAg yang dijadikan tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu (SS) yang ditangkap oleh Satuan Resnarkoba Polresta Medan di pangkalan bus Jalan Medan-Binjai, Km 12, Sunggal, Deliserdang, sampai kemarin masih ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif. Kepada kerabat yang membezuknya, Ismail mengaku dijebak dan tidak tahu tentang barang bukti SS seberat 1 kg.



Informasi terbaru mengenai Ismail disampaikan Direktur LBH Iskandar Muda, HA Muthallib H Ibrahim SE SH MSi kepada Serambi, Sabtu (13/12). “Beliau dalam kondisi sehat dan baru bisa dijenguk setelah 7x24 jam,” kata pria yang akrab disapa Haji Thaleb, ini.



Haji Thaleb yang juga kerabat Ismail menambahkan, ia bertemu sejak pukul 10.00–12.00 WIB di dalam Mapoltabes Medan. “Beliau masih ditahan untuk proses pemeriksaan, nantilah baru kita bisa tahu hasilnya,” kata Haji Thaleb yang juga Wakil Ketua PWI Aceh Bidang Kesra.



Menurut Haji Thaleb, dirinya juga menerima keluhan Ismail yang kecewa karena penangkapannya digembar-gemborkan. Bahkan, Ismail sempat disebut-sebut ditangkap di sebuah hotel bersama dua perempuan. “Itu sama sekali tidak benar, itu fitnah, Ismail mengaku ditangkap di pinggir jalan di kawasan ringroad, Kamis, 4 Desember 2014,” kata Haji Thaleb.



Kepada H Thaleb, Ismail juga mengaku tidak tahu apapun mengenai barang bukti SS yang disebut seberat 1 kg. “Tidak ada barang bukti, tapi beliau mengaku dua orang lain adalah temannya,” ujar H Thaleb mengutip pengakuan Ismail yang juga menyebutkan dia ditangkap seorang diri sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis 4 Desember 2014 setelah dua temannya ditangkap sejam sebelumnya di Jalan Gaperta, Medan.



Seperti diberitakan, Ketua KIP Aceh Timur, Ismail SAg dijadikan tersangka kasus peredaran narkoba jenis SS setelah bersama dua temannya ditangkap di sebuah pangkalan bus, Jalan Medan-Binjai, Km 12, Sunggal, Deliserdang.



Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander, berat barang bukti SS 1 kg. “Sabu-sabu satu kilogram yang dibawanya itu memang untuk kita (polisi). Hasil dari undercover buy,” kata Kompol Dony Alexander kepada Serambi, Jumat (12/12) malam.



Menurut Kompol Dony, penangkapan tersebut hasil pengembangan sebuah kasus yang melibatkan pelaku asal Aceh. Selanjutnya polisi membangun komunikasi dengan tersangka untuk memesan SS. Tersangka kemudian siap menyediakan SS sebanyak satu kilogram dan mengantarnya langsung ke Medan bersama dua temannya.



Pada awalnya, sepanjang menjalani pemeriksaan, Ismail kerap membantah dirinya sebagai Ketua KIP Aceh Timur. Hal ini sempat menimbulkan kesimpang-siuran identitas tersangka. Namun berdasarkan penelusuran lebih mendalam, akhirnya pada Jumat (12/12) malam Dony memastikan Ismail SAg adalah Ketua KIP Aceh Timur. | SUMBER SERAMBI |

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.